telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Nunukan Serahkan Benih Hortikultura Kepada Kelompok Tani

Nunukan, KTV – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah dengan menyalurkan bantuan benih hortikultura kepada kelompok tani.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu (2/9/2026) kepada Kelompok Tani Sangkutu Banne yang berlokasi di Jalan Pongtiku, Kelurahan Nunukan Tengah.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa benih cabai rawit, jagung manis, kangkung, dan tomat. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung produktivitas pertanian sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Kegiatan penyaluran turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan beserta jajaran, anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Adama, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta ketua dan anggota kelompok tani penerima bantuan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Masniadi, S.Hut., M.AP., mengatakan bantuan benih hortikultura tersebut disalurkan secara berkala kepada kelompok tani yang tersebar di wilayah Kabupaten Nunukan.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi petani.

“Bantuan ini disalurkan secara berkala kepada kelompok tani yang ada di wilayah Kabupaten Nunukan. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas hasil tani, menjaga ketahanan pangan daerah, serta mendongkrak kesejahteraan ekonomi para petani,” ujar Masniadi.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui sejumlah tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan. Proses diawali dengan pengusulan dari kelompok tani melalui proposal.

Selanjutnya, proposal yang diajukan akan melalui proses verifikasi lapangan oleh tim teknis. Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan kelayakan lahan serta kesiapan kelompok tani dalam menerima dan mengelola bantuan.

“Prosedur penyaluran bantuan ini dilakukan sesuai mekanisme. Tahapannya dimulai dari pengusulan oleh kelompok tani melalui pembuatan proposal. Setelah itu, berkas proposal melewati proses verifikasi lapangan oleh tim teknis guna memastikan kelayakan lahan dan kesiapan kelompok tani sebelum akhirnya bantuan benih resmi disalurkan,” jelasnya.

Masniadi berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga memberikan hasil yang nyata bagi peningkatan produksi pertanian.

Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan lokal, pengembangan tanaman hortikultura juga diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani dan memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Nunukan.

Melalui program bantuan benih tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top