Nunukan, KTV – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Nunukan menggelar lomba Kreasi Masakan Nusantara dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah di GOR Dwikora Nunukan, Kamis (23/4/2026).
Mewakili Bupati Nunukan, Kepala BKPSDM Kabupaten Nunukan, Kaharuddin, SS, membacakan sambutan yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi para ibu dalam memperingati semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini.
Dalam sambutannya, ia berharap para peserta mampu menunjukkan keterampilan dan kemampuan terbaik dalam mengolah masakan nusantara, sekaligus menjadikan momen ini sebagai sarana mempererat kebersamaan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Ny. Andi Annisa Muthia Irwan, SE, menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Bergerak Bersama, Perempuan Berdaya, Cita Rasa Nusantara Lestari.” Tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan serta peran strategis perempuan dalam menjaga, mengembangkan, dan melestarikan kekayaan kuliner nusantara.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengenang perjuangan Kartini, tetapi juga mewujudkan nilai-nilai perjuangannya dalam bentuk karya nyata, kreativitas, dan inovasi perempuan masa kini,” ujarnya.
Annisa menambahkan bahwa lomba ini menjadi wadah bagi kaum perempuan untuk menunjukkan keterampilan, mendorong lahirnya ide-ide kreatif dalam pelestarian masakan nusantara, serta mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Lomba masak ini diikuti oleh 13 regu, dengan masing-masing regu terdiri dari dua orang peserta yang mengenakan kebaya. Dalam perlombaan, peserta dibatasi hanya menggunakan satu kompor. Dewan juri melakukan penilaian langsung di setiap meja, termasuk menanyakan menu utama yang disajikan beserta bahan-bahan yang digunakan.
Sembari menunggu hasil penilaian, suasana semakin meriah dengan pembagian doorprize oleh Ketua TP PKK, Kepala OPD, dan para camat. Pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan Batik Lulantatibu khas Nunukan serta sejarah Raden Ajeng Kartini.
Antusiasme peserta dan tamu undangan pun terlihat tinggi, mereka berlomba-lomba menjawab pertanyaan demi mendapatkan hadiah, menjadikan suasana acara penuh keceriaan dan kebersamaan.(**)








