Bulungan, KTV – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan bahwa penetapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Apung, Kabupaten Bulungan, dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Selumit, Kota Tarakan, telah memenuhi standar yang ditetapkan. Di antaranya adalah keberadaan minimal enam jenis layanan, seperti penyediaan sembako, pupuk, gas LPG, jasa keuangan, logistik, hingga kerja sama bisnis berbasis potensi lokal masing-masing wilayah.
Lebih lanjut, Gubernur Zainal menekankan bahwa pembentukan KDMP dan KKMP tidak boleh dianggap sekadar kegiatan administratif, tetapi harus dilihat sebagai bagian dari strategi nasional untuk membangun ekonomi rakyat berbasis desa. Menurutnya, konsep ini adalah implementasi konkret dari visi pembangunan nasional Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Dan semua itu, kata Zainal, dimulai dari desa, melalui kekuatan kemandirian masyarakat.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 482 desa dan kelurahan di Kaltara yang memiliki Koperasi Merah Putih, baik yang berdiri sendiri maupun yang tergabung dalam koperasi bersama, berdasarkan data dari dinas terkait.
Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat memperpendek jalur distribusi barang kebutuhan pokok, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjadi jalur distribusi bantuan pemerintah yang lebih efisien, adil, dan merata.
Peresmian koperasi ini, tambah Zainal, merupakan langkah awal dari komitmen jangka panjang pemerintah untuk terus membina, mendampingi, dan memperkuat tata kelola koperasi. Harapannya, koperasi dapat berkembang menjadi penggerak utama perekonomian rakyat yang sehat, kuat, dan mandiri.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga mengajak seluruh pihak menjadikan koperasi sebagai “rumah besar ekonomi rakyat”—tempat bernaungnya semangat gotong royong, kerja sama, dan harapan masyarakat.
Acara peresmian Koperasi Merah Putih ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, Bupati Bulungan Syarwani, Wakil Bupati Kilat, para kepala perangkat daerah Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan, unsur Forkopimda, Satgas Koperasi Merah Putih, serta perwakilan masyarakat.








