Nunukan, KTV – Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya dalam mendukung ruang kreativitas positif bagi generasi muda di wilayah perbatasan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap Turnamen Border Mobile Legends dan E-Football yang digelar Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonif 613/Raja Alam bekerja sama dengan KONI Kabupaten Nunukan di Mako Satgas Pamtas, Sabtu (16/5/2026) malam.
Turnamen tersebut mendapat antusias tinggi dari kalangan remaja, baik laki-laki maupun perempuan. Sebanyak 41 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan masing-masing tim beranggotakan lima orang. Pada pertandingan pembuka, tim Karhutla berhadapan dengan North X25.
Bupati Nunukan yang diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, H. Muhammad Amin, hadir bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nunukan. Turut hadir perwakilan Kodim 0911/Nunukan, Ketua ESI Kabupaten Nunukan Akbar Ali, perwakilan KONI Nunukan, serta Kepala Badan Kesbangpol Nunukan Hasan Basri.
Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan yang sejalan dengan penyampaian Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonif 613/Raja Alam, disebutkan bahwa kehadiran pemerintah dan unsur terkait merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi, sportivitas, dan kreativitas generasi muda di wilayah perbatasan.
“E-sport saat ini bukan lagi sekadar hiburan atau pengisi waktu luang, tetapi telah berkembang menjadi ajang kompetisi prestasi. Olahraga ini membutuhkan kemampuan berpikir cepat, kerja sama tim yang solid, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dansatgas dalam sambutannya.
Melalui turnamen tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Satgas Pamtas berharap dapat melahirkan talenta-talenta muda yang kompetitif sekaligus mengarahkan generasi muda pada kegiatan yang positif dan produktif.
Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga dinilai sebagai sarana mempererat persaudaraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonif 613/Raja Alam menegaskan bahwa peran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, olahraga, hingga pengembangan potensi pemuda lokal.
Pemerintah Kabupaten Nunukan meyakini pembangunan wilayah perbatasan dapat berjalan lebih cepat apabila seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan organisasi kepemudaan mampu bersinergi.
Di akhir kegiatan, apresiasi disampaikan kepada seluruh panitia, sponsor, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut. Panitia berharap kompetisi dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses hingga partai final. (**)








