Nunukan, KTV – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, mencatat sejarah baru dengan menjadi salah satu koperasi desa di Kalimantan Utara yang diresmikan operasionalisasi gerainya oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Tanjung Harapan. Dari lima KDMP se-Kalimantan Utara yang diresmikan, KDMP Tanjung Harapan dipercaya mewakili Kabupaten Nunukan dalam agenda nasional tersebut.
Ketua KDMP Tanjung Harapan, Rahmad Azis, mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian koperasi yang dipimpinnya. Ia menyebut keberhasilan pembangunan koperasi hingga tahap operasionalisasi menjadi bukti semangat gotong royong masyarakat desa dalam membangun ekonomi mandiri.
“Terima kasih banyak. Kami cukup bangga dengan pencapaian hari ini karena KDMP Tanjung Harapan menjadi salah satu koperasi desa di Kalimantan Utara yang sudah selesai pembangunannya dan diresmikan langsung oleh Bapak Presiden meskipun secara virtual,” ujar Rahmad di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Desa Tanjung Harapan. Ia optimistis KDMP akan membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di berbagai lapisan.
“Semoga koperasi yang dibangun ini dan segera dioperasionalkan bisa menjadi sumber ekonomi bagi seluruh masyarakat Desa Tanjung Harapan,” katanya.
Terkait operasional penuh koperasi, Rahmad memperkirakan aktivitas usaha mulai berjalan pada Juni hingga Juli 2026. Hal itu menyesuaikan dengan pencairan anggaran serta dukungan pendanaan yang bersumber dari dana desa dan sumber pembiayaan koperasi lainnya.
Pada tahap awal, KDMP Tanjung Harapan akan menjalankan sejumlah usaha sesuai klasifikasi bidang usaha yang tercantum dalam KBLI badan hukum koperasi.
Meski masih tergolong baru, antusiasme masyarakat terhadap koperasi cukup tinggi. Hingga kini jumlah anggota tercatat sebanyak 15 orang dan seluruh struktur kepengurusan maupun pengawas masih tetap sejak awal pembentukan.
“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada pergantian pengurus maupun pengawas. Keanggotaan juga masih tetap 15 orang,” tutupnya.
Kehadiran KDMP Tanjung Harapan diharapkan menjadi contoh pengembangan koperasi desa berbasis potensi lokal di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. (**)








