Tana Tidung, KTV – Pada periode kedua kepemimpinan Bupati Ibrahim Ali bersama Wakil Bupati Sabri, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mengusung tagline “Tana Tidung Berdaya Saing, Adil, dan Sejahtera.” Slogan ini menjadi landasan utama dalam merumuskan visi dan misi pembangunan daerah ke depan.
Visi tersebut kemudian dijabarkan dalam lima misi pokok, meliputi:
-
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM),
-
Pemberdayaan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya,
-
Pembangunan infrastruktur,
-
Pengembangan desa mandiri, serta
-
Tata kelola pemerintahan yang profesional, dengan penekanan pada aspek keamanan dan pelestarian lingkungan sebagai unsur penting pembangunan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Sabri mewakili Bupati Ibrahim Ali, disebutkan bahwa kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan wadah untuk menggabungkan ide dan gagasan dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat secara kolaboratif, guna menyatukan arah pembangunan daerah ke depan.
Musrenbang juga berfungsi sebagai forum untuk menentukan skala prioritas pembangunan dan mengevaluasi capaian program yang telah dilaksanakan selama ini.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Musrenbang bukanlah sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi ruang partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Selain memperkuat fondasi visi dan misi, Pemerintah KTT juga telah menyiapkan beberapa program unggulan yang akan menjadi penggerak pembangunan, antara lain:
-
Tana Tidung Unggul, yang difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, olahraga, dan infrastruktur.
-
Tana Tidung Peduli, yang mendukung pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta pelestarian budaya dan lingkungan.
-
Tana Tidung Melayani, yang bertujuan memperkuat pelayanan publik melalui digitalisasi birokrasi.
-
Tana Tidung Melaju, yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan pusat pemerintahan dan konektivitas sektor ekonomi.
Musrenbang tahun ini yang mencakup rencana pembangunan hingga tahun 2026 mengangkat tema:
“Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Guna Meningkatkan Pemerataan dan Akses Pelayanan Dasar.”
Kegiatan Musrenbang ditutup dengan sesi dialog dan diskusi yang dipandu oleh Kepala Bappeda KTT, serta menghadirkan perwakilan dari Bappeda Kalimantan Utara dan staf Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.








