Berau, KTV – Sudah lima hari berlalu sejak peristiwa tragis yang terjadi pada 2 April lalu, ketika Holif Fatur Rosida, seorang anak perempuan berusia 10 tahun dari Kampung Kasai, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang setelah diserang seekor buaya saat sedang berenang bersama teman-temannya di sungai dekat rumahnya.
Sesaat sebelum serangan terjadi, teman-teman korban sempat melihat kemunculan buaya di sungai dan berteriak memperingatkan Holif. Namun sayangnya, peringatan tersebut tidak dihiraukan. Ketika buaya tersebut menerkam dan menyeret korban, teman-temannya segera melarikan diri dan memberitahu warga serta keluarga untuk mencari bantuan.
Upaya pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim Basarnas yang dibantu oleh warga setempat. Mereka menyusuri aliran Sungai Kasai untuk menemukan keberadaan korban. Namun hingga hari ini, hasil pencarian belum membuahkan hasil.
Kesedihan yang mendalam masih dirasakan oleh keluarga korban, terutama karena Holif adalah seorang anak yatim yang tinggal bersama bibinya. Sementara itu, ibu kandungnya saat ini merantau di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Pihak keluarga kini hanya bisa berserah diri, sembari terus mengadakan doa bersama bersama warga dengan harapan agar korban segera ditemukan.








