telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Wabup Bulungan Ikuti Studi Banding TPID Se-Kaltara Di Jawa Barat, Fokus Pada Smart Farming Dan Pengendalian Inflasi

Bandung, KTV – Studi Banding Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalimantan Utara pada Program Unggulan TPID Jawa Barat berlangsung sejak Senin (22/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung capaian kinerja TPID tahun 2025 sekaligus meningkatkan kapasitas SDM melalui capacity building.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Bulungan, Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md secara langsung mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Bandung, Jawa Barat.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando G. Manik.

“Kegiatan studi banding ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-TPID se-Kaltara serta mengambil lesson learned dari TPID Jawa Barat yang telah terbukti berhasil menekan inflasi melalui berbagai program unggulannya. Fokus kita bukan hanya pada pengendalian harga, tetapi juga bagaimana meningkatkan produktivitas dan efisiensi distribusi pangan,” jelas Hasiando.

Selanjutnya, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Studi banding seperti ini penting untuk memperkaya wawasan dan pengalaman, sehingga TPID di Kaltara dapat lebih adaptif dalam menjawab tantangan pengendalian inflasi, khususnya pangan,” ucap Dr. Bustan.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan sesi capacity building yang menitikberatkan pada pengembangan klaster pertanian terintegrasi berbasis teknologi smart farming, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Para peserta juga mempelajari peran klaster pertanian dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) serta strategi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.

Kegiatan diakhiri dengan Demo Day Aplikasi Teknologi Green House dan teknologi sprinkler, yang memperlihatkan bagaimana pemanfaatan teknologi modern dapat mendukung efisiensi produksi pertanian sekaligus menjaga kualitas hasil panen.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, menegaskan komitmen Pemkab Bulungan dalam mengimplementasikan hasil studi banding.

“Kami melihat bahwa penerapan smart farming dan integrasi klaster pertanian bisa menjadi solusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan dan menekan angka inflasi di daerah. Apa yang kami pelajari di Jawa Barat akan kami adaptasi sesuai kondisi Bulungan, dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas harga bagi masyarakat,” ujar Kilat. (DKIP-Bulungan)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *