telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Cerita Presiden Federasi Iran: Diduga ‘Diusir’ Kanada Dan Gagal Hadiri Kongres FIFA

Istanbul, KTV – Presiden Federasi Sepakbola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, dan rombonganya sempat ditolak masuk ke Kanada hingga batal menghadiri Kongres FIFA. Begini kronologinya.

Kongres FIFA berlangsung di Vancouver, Kanada, Kamis (30/4) kemarin. Iran sedianya ingin datang, dan sudah terbang ke sana.

Setibanya di Toronto, rombongan Iran tertahan petugas imigrasi. Padahal mereka punya visa yang valid untuk datang ke Kanada.

Mereka sempat tertahan dua jam di bandara. Dalam prosesnya, Mehdi Taj sempat ditanya apakah mereka terafiliasi IRGC atau Korps Garda Revolusi Iran. IRGC dianggap organisasi terlarang di Kanada.

“Di Kanada, mereka bertanya kepada kami, ‘Apakah kalian anggota Korps Pengawal Revolusi Islam?’ Kami menjawab, ‘Di Iran, 90 juta dari kami adalah anggota IRGC,'” kata Taj seperti dilansir media Iran, mengutip ESPN.

“Ada pembicaraan sebentar dan dia berkata, ‘Terserah kalian,’ lalu kami memutuskan secara bersama-sama untuk kembali ke Istanbul.”

“Mereka tidak secara resmi mendeportasi kami, tidak ada catatan deportasi dalam berkas kami, tetapi pada kenyataannya memang seperti itu,” ungkapnya.

Usai gagal menghadiri Kongres FIFA, Iran kabarnya akan segera bertemu FIFA. Menurut sumber, Sekjen Mattias Grafstrom mengundangnya ke Zurich, dan diberi waktu sampai 20 Mei. Itu cuma beberapa pekan sebelum skuad Iran mulai menggelar latihan di Amerika Serikat jelang Piala Dunia 2026.

Mehdi Taj mengonfirmasi rencana pertemuan itu. Ia mengaku ada banyak hal untuk dibahas soal Iran di Piala Dunia 2026.

“Posisi kami adalah bahwa kami akan segera mengadakan pertemuan dengan FIFA,” katanya.

Situasi Iran jelang Piala Dunia 2026 memang terus dipertanyakan. Sebab, mereka tengah berperang dengan AS, yang menjadi tuan rumah perhelatan.

AS, lewat Presiden Donald Trump, baru saja bicara soal Iran jelang Piala Dunia 2026. Ia mengizinkannya datang untuk berlaga.

“Tahukah Anda? Biarkan saja mereka bermain,” kata Trump, menanggapi pertanyaan seorang wartawan di Ruang Oval, melansir Anadolu Agency.

“Gianni (Infantino) luar biasa. Dia teman saya, dan dia sudah membicarakan hal ini. Saya bilang, ‘Lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu boleh membiarkan mereka ikut, atau kamu tidak perlu menyertakannya. Mungkin mereka punya tim yang bagus,” kata Trump.

(yna/mrp)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *