telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Buka Puasa Bersama Di Kampung Sungai Taiwan: Perkuat Ukhuwah Dan Sambut Berkah Ramadan

Sebatik, KTV – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kuat di Masjid Al-Khair Sungai Taiwan pada Kamis (12/3/2026).

Masyarakat setempat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Satu Kampung, sebuah tradisi yang telah lama hidup dan dijaga oleh warga sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Tradisi ini bukan sekadar kegiatan berbuka puasa bersama, tetapi menjadi momentum yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu majelis penuh kebersamaan. Warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga para orang tua, berkumpul di rumah Allah dengan hati yang sama: memperkuat persaudaraan dan meraih keberkahan Ramadhan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Sebatik bersama Sekretaris Camat dan jajaran, unsur TNI dan Polri, Kepala KUA Kecamatan Sebatik, Ketua PHBI Kecamatan Sebatik, Ketua MUI Kecamatan Sebatik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, Kepala Desa Tanjung Karang, serta masyarakat Sungai Taiwan yang memadati Masjid Al-Khair.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta warga menjadi gambaran nyata bahwa kebersamaan dan semangat silaturahmi tetap terjaga kuat di tengah kehidupan masyarakat perbatasan.

Acara diawali dengan tausyiah yang disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Sebatik, H. M. Asmayadi, S.HI., M.Ag. Dalam tausyiahnya, beliau mengingatkan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan yang seharusnya dimanfaatkan oleh umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat, karena nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari ajaran Islam.

Menurutnya, kegiatan seperti buka puasa bersama satu kampung memiliki makna yang sangat mendalam, karena selain menjadi ajang kebersamaan, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

“Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan kita untuk saling mendekatkan hati. Kebersamaan seperti ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bagian dari ibadah sosial yang menguatkan ukhuwah di antara kita. Ketika masyarakat berkumpul, saling menyapa, dan berbagi dalam suasana Ramadhan, maka keberkahan insyaAllah akan turun di tengah-tengah kita,” ungkapnya dalam tausyiah.

Menjelang waktu berbuka, suasana masjid semakin khusyuk. Jamaah terlihat duduk berdampingan tanpa memandang status sosial, mencerminkan nilai kesederhanaan dan persaudaraan yang menjadi inti dari kehidupan masyarakat. Hidangan berbuka yang disiapkan secara gotong royong oleh warga pun tersaji dengan penuh keikhlasan.

Ketika azan Magrib berkumandang, seluruh jamaah secara bersama-sama membatalkan puasa dengan penuh rasa syukur. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika setiap orang saling berbagi hidangan dan senyum kebahagiaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah di Masjid Al-Khair, menambah kekhidmatan suasana Ramadhan yang dipenuhi dengan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.

Tradisi Buka Puasa Bersama Satu Kampung di Sungai Taiwan ini menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong dan kekeluargaan yang masih terjaga dalam kehidupan masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan modern, tradisi seperti ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan silaturahmi merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Bagi masyarakat Sungai Taiwan, Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian, dan merawat nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Melalui kebersamaan dalam satu kampung, masyarakat berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat persatuan di tengah kehidupan masyarakat Sebatik yang dikenal religius dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. (**)

Teks/Foto : Abdul Rahman, S.A.P (Tim Publikasi KECAMATAN SEBATIK )

Editor : BD Novelinna

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *