Nunukan, KTV – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nunukan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Salah satu tahapan penting yang dilaksanakan adalah kegiatan gladi kotor yang digelar pada Selasa (26/05/2026), mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Bupati Nunukan.
Pelaksanaan gladi kotor tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan dipusatkan pada 1 Juni 2026 mendatang. Dalam kegiatan ini, seluruh unsur yang terlibat mulai dari petugas upacara, peserta upacara, hingga unsur pendukung melakukan simulasi dan penyelarasan teknis agar pelaksanaan upacara berjalan tertib, khidmat, dan lancar.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan sebagai leading sector dalam pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Melalui Bidang Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan, berbagai tahapan persiapan telah disusun secara matang guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.
Kepala bidang penguatan ideologi pancasila Emiliana nata koten,SH bersama tim pelaksana telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk menyusun konsep kegiatan, pembagian tugas, serta keterlibatan seluruh unsur peserta upacara. Momentum Hari Lahir Pancasila dipandang sebagai salah satu agenda nasional penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta penguatan ideologi Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam rencana pelaksanaan upacara tanggal 1 Juni 2026 nanti, Bupati Nunukan dijadwalkan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Wakil Bupati Nunukan dipersiapkan sebagai cadangan Inspektur Upacara apabila diperlukan.
Untuk perangkat upacara lainnya, AKP Sunarta dipercaya sebagai Perwira Upacara, sedangkan Komandan Upacara akan dipimpin oleh Ipda Muhammad Agus Salim, SH. Pembawa naskah Pancasila akan dilaksanakan oleh ajudan Bupati Nunukan, sementara pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 akan dibawakan oleh personel Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan.
Adapun petugas pembawa acara berasal dari personel Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kabupaten Nunukan, sedangkan pembacaan doa akan dipimpin oleh perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Nunukan.
Peserta upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 terbagi menjadi empat kompi yang terdiri dari berbagai unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, hingga pelajar.
Kompi I terdiri dari personel Kodim 0911/Nunukan, personel Lanal Nunukan, serta personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas). Kompi II terdiri dari personel Polres Nunukan, personel Brimob Nunukan, dan personel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nunukan.
Selanjutnya Kompi III terdiri dari personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta personel Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan.
Sementara Kompi IV diisi gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, serta pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Kehadiran unsur pelajar dan mahasiswa menjadi simbol penting keterlibatan generasi muda dalam menjaga semangat nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila.
Tidak hanya itu, pasukan pengibar Bendera Merah Putih nantinya akan dipercayakan kepada Purna Paskibraka Tahun 2025 yang berjumlah sembilan orang.
Pelaksanaan gladi kotor yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Nunukan berjalan tertib dan penuh semangat. Seluruh peserta menunjukkan kesiapan serta komitmen untuk menyukseskan peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap semangat persatuan, nasionalisme, dan penguatan ideologi Pancasila semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan di era modern saat ini. Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, namun menjadi momentum memperkuat karakter bangsa menuju Indonesia yang semakin maju dan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila. (**)








