Nunukan, KTV – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotik) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Call Center 112, Jumat (30/1/2026), sebagai bagian dari persiapan peluncuran Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 di Kabupaten Nunukan.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang terdiri atas OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan serta 6 instansi vertikal, dan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia, khususnya call taker dan call responder layanan 112.
Bimtek tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Nunukan Arief Budiman, S.Pt., M.Si yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Call Center 112 merupakan layanan strategis nasional yang berperan penting dalam memberikan respon cepat dan terintegrasi terhadap berbagai kondisi darurat di masyarakat.
“Layanan Call Center 112 bertujuan memberikan respon cepat, terintegrasi, dan terpadu terhadap berbagai kondisi darurat, mulai dari bencana, kecelakaan, gangguan keamanan, hingga keadaan darurat lainnya,” disampaikan dalam sambutan pembukaan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sebelum layanan 112 resmi diluncurkan, yang direncanakan pada akhir Februari 2026, diperlukan penguatan kapasitas aparatur melalui bimbingan teknis sebagai fondasi utama kesiapan operasional.
Peserta Bimtek berasal dari lintas sektor, mencerminkan semangat kolaborasi antarinstansi. Hal ini dinilai penting mengingat layanan 112 tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang solid antar OPD dan instansi terkait.
Kepala Dinas Kominfotik juga menekankan bahwa peran call taker dan call responder memiliki tanggung jawab besar dalam sistem layanan darurat. Dibutuhkan kemampuan komunikasi yang baik, ketelitian, kecepatan analisis, serta pemahaman menyeluruh terhadap alur penanganan darurat.
Melalui Bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami mekanisme kerja Call Center 112 secara menyeluruh, menguasai standar operasional prosedur (SOP), memahami alur koordinasi lintas instansi, serta mampu merespons berbagai skenario panggilan darurat secara cepat, tepat, dan humanis.
Bimbingan Teknis Call Center 112 ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada layanan kedaruratan yang menyangkut keselamatan masyarakat.
Kegiatan Bimtek secara resmi dibuka dengan harapan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan siap menjadi bagian dari sistem layanan darurat terpadu yang profesional dan andal di Kabupaten Nunukan.(**)








