Malinau, KTV – Konferensi Daerah XIX Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau resmi dibuka oleh Bupati Malinau di Gedung GKII Desa Kaliamok, Kecamatan Malinau Utara, Senin (13/7/2026).
Ketua GKII Daerah Malinau, Pdt. Wesly Lufung, M.Th., mengatakan konferensi yang digelar setiap lima tahun sekali ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.
Mengusung tema “Bertumbuh Bersama” yang diambil dari Efesus 4:14-15, konferensi membahas evaluasi program pelayanan periode 2021–2026, penyusunan program pelayanan 2026–2031, serta pemilihan badan pengurus daerah yang baru.
“Konferensi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali pelayanan yang telah berjalan, menyusun program yang lebih baik, dan memilih kepengurusan yang siap melayani jemaat pada periode berikutnya,” ujar Pdt. Wesly.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau yang selama ini memberikan dukungan terhadap pelayanan GKII, baik melalui bantuan hibah pembangunan gereja maupun dukungan dalam berbagai kegiatan kerohanian dan sosial.
Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, gembala, panitia, dan jemaat yang telah bekerja sama menyukseskan pelaksanaan konferensi. Di akhir sambutannya, Pdt. Wesly juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepengurusan 2021–2026 terdapat kekurangan dalam pelayanan.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi, Jesly Daring, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sekitar 556 peserta yang berasal dari 46 jemaat di wilayah GKII Daerah Malinau.
Konferensi akan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026, di Gedung GKII Desa Kaliamok.
Menurut Jesly, konferensi bertujuan mengevaluasi program kerja sebelumnya, menyusun program pelayanan yang lebih inovatif dan selaras dengan visi GKII, serta memilih kepengurusan baru yang berintegritas.
Melalui konferensi ini, seluruh peserta diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan pelayanan GKII Daerah Malinau serta memperkuat peran gereja dalam melayani jemaat dan masyarakat. (**)








