telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Kejurnas Angkat Besi 2026 Resmi Selesai, PABSI Sampaikan Kritik

Bandung, KTV – Provinsi Lampung berhasil keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi 2026. Namun, ada catatan penting dari PB PABSI.

Kejurnas Angkat Besi ini mempertandingkan 12 kelas, di mana setiap kelas memperebutkan tiga keping medali emas dari kategori snatch, clean and jerk, dan total angkatan.

Lampung finis di puncak klasemen perolehan medali dengan enam emas dan tiga perak. Di posisi kedua ada Jambi dengan enam emas, satu perak, dan lima perunggu pada kejurnas hari terakhir Minggu, (19/4/2026), di GOR Saparua, Kota Bandung.

Sementara itu, tuan rumah Jawa Barat harus puas menempati peringkat ketiga dengan total lima emas, 10 perak, dan tujuh perunggu. Posisi lima besar dilengkapi oleh Jawa Timur (4-3-3) dan Aceh (4-1-3).

Meski kompetisi berjalan lancar, ada kritik keras diberikan Sekjen PABSI Djoko Pramono kepada para pengurus provinsi, terkait kualitas atlet yang dikirim.

Menurutnya, Kejurnas kali ini gagal menyuguhkan “darah segar” untuk kebutuhan Pelatnas, terutama menjelang Asian Games yang hanya tinggal beberapa bulan lagi.

“Saya sudah ingatkan daerah, yang diberangkatkan harus atlet the best. Ini Kejurnas, jangan kirim yang tidak siap. Mereka banyak siapkan untuk PON mati-matian, tapi untuk Kejurnas berbeda,” ujar Joko dalam rilis kepada detikSport.

Joko menekankan bahwa Kejurnas seharusnya menjadi ajang seleksi utama untuk menjadi pahlawan di kancah internasional. Di ajuga menyentil daerah yang abai terhadap aturan Minimal Angkatan Pertama (MAP) dan batasan usia.

“Saya tidak dapat bibit baru di sini. Padahal atlet di Pelatnas tidak semuanya hebat, ada yang perlu direhabilitasi. Tapi penggantinya tidak ada. Jangan kirim atlet yang baru seminggu latihan atau yang sudah berumur,” tegasnya.

Sementara itu, hasil positif ditunjukkan oleh kontingen Nusa Tenggara Barat (NTB). Tuan rumah PON XXII ini mengirimkan 8 atlet dengan perolehan tiga emas, dua perak, dan dua perunggu.

Ketua Pengprov PABSI NTB, Karina de Vega, mengaku cukup puas meski persiapan timnya tergolong singkat.

“Saya mengapresiasi usaha anak-anak yang baru beberapa bulan konsentrasi latihan. Hasilnya cukup bagus, walau ada yang seharusnya bisa lebih baik lagi. Target kami jelas, memberikan yang terbaik untuk NTB dan mengincar juara umum pada PON 2028 nanti,” kata Karina.
(mrp/mrp)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *