Dalam laga di Old Trafford, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB, Onana dinilai ikut bertanggung jawab dalam gol cepat Ipswich di menit ke-4. Miskomunikasi dengan Patrick Dorgu membuatnya gagal menyambut umpan bek Denmark itu, sehingga bola dicolong Jaden Philogene.
Blunder tersebut bukanlah yang pertama baginya di musim ini. Di Premier Leauge, ia juga melakukannya saat menghadapi Brighton & Hove Albion dan Nottingham Forest. Sedangkan di Liga Europa, kesalahan terjadi kala melawan Viktoria Plzen.
Penampilan labil Onana ditambah kengganan manajer Ruben Amorim (dan juga Erik ten Hag) untuk memasang Altay Bayindir sebagai kiper utama membuat keputusan MU melepas De Gea pada 2023 silam makin dipertanyakan.
Memang perbandingan itu tak sepenuhnya adil, terlebih Onana dan De Gea bermain di liga yang berbeda. Jumlah tembakan yang diterima Onana (111) juga lebih banyak dibanding De Ga (90).
Belum lagi Onana harus mengalami perubahan taktik di tengah musim. Ia juga susah membangun pemahaman yang baik dengan para bek MU mengingat Amorim tak pernah memasang lineup yang konstan secara terus menerus, jadi masalah di lini belakang tak selalu salah Onana.
Namun dengan kondisi saat ini, Onana didesak untuk memperbaiki diri. Terlebih ia sudah ditebus mahal dari Inter Milan pada 2023. Ia perlu membuktikan bahwa 47 juta Pound yang dikeluarkan MU tidak sia-sia.








