Tanjung Selor, KTV – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., menekankan pentingnya peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam menjaga integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Pengukuhan Pengurus DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kaltara Masa Bakti 2024–2029 di Aula Pertemuan Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (22/10).

Sebanyak 34 pengurus DWP OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara resmi dikukuhkan oleh Ketua DWP Provinsi Kaltara, Hj. Sipta Meylina Denny Harianto, S.Psi., M.M.

Sekprov Denny menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dikukuhkan. Ia mengingatkan bahwa amanah tersebut bukan sekadar tugas organisasi, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“Di balik keberhasilan ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan, ada dukungan keluarga yang sangat berarti. Saya berharap ibu-ibu terus memberikan dukungan, ketenangan, dan motivasi agar para suami dapat menjalankan tugas dengan baik,” kata Denny.

Ia menegaskan bahwa sosok istri bukan sekadar pendamping dalam kehidupan pribadi, melainkan pilar utama dan support system terkuat di balik profesionalisme suami sebagai abdi negara.

Kehadiran istri yang penuh pemahaman, ketulusan, serta kedamaian di rumah tangga menjadi benteng emosional yang amat kokoh, sehingga pentingnya peran keluarga dalam menanamkan nilai integritas, kejujuran, rasa syukur, dan kesederhanaan.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter ASN agar tetap berpegang pada nilai moral dan menghindari pelanggaran hukum, termasuk tindak pidana korupsi.

Denny meminta seluruh pengurus dan anggota DWP menjadi teladan dalam kehidupan keluarga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Ketua DWP Kaltara, Sipta Meylina Denny Harianto, berpesan agar para pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, dan berintegritas.

Sipta menambahkan bahwa peran pendampingan DWP tidak berhenti pada dukungan moral semata, tetapi juga diwujudkan melalui dorongan positif yang konsisten agar suami senantiasa menjaga keteladanan, dedikasi, serta loyalitas dalam melayani masyarakat.

Ketulusan pendampingan seorang istri adalah energi utama yang membuat langkah suami dalam bertugas menjadi lebih mantap dan meminta setiap DWP OPD segera menyusun program kerja yang nyata dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat. Program tersebut diharapkan selaras dengan arah kebijakan DWP Provinsi Kaltara

Pengukuhan ini sekaligus bertujuan mengaktifkan kepengurusan DWP di setiap perangkat daerah sesuai struktur organisasi yang telah ditetapkan, serta memperkuat koordinasi antara DWP Provinsi, DWP OPD, organisasi mitra, dan pemerintah daerah.

“DWP diharapkan dapat menjalankan program berkelanjutan di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya, sekaligus memperkuat pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Melalui peran aktif DWP, Pemprov Kaltara berharap keluarga ASN semakin kuat dan harmonis, sehingga mampu mendukung terwujudnya Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan. (dkisp)