Jakarta, KTV – Mantan orang FIFA, Miguel Maduro mengecam wacana FIFA mau jual saham Piala Dunia. Baginya, itu seperti suap yang dilegalkan!
Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham Piala Dunia. FIFA akan dirikan perusahaan baru yang akan dinamai FIFA Forward Enterprise (FFE) sebagai wadahnya.
Para investor swasta juga bisa ikutan, yang dikawal oleh FIFA dan perusahaan AS, Thrive Eternal sebagai pemimpin kelompok investor. Ke depannya, negara anggota FIFA bisa beli saham minoritas dan dapat pemasukkan tambahan.
FIFA harus dapat persetujuan dari 211 anggota asosiasi. FIFA pun mengimingi dengan memberikan pendanaan sebesar USD 40 juta bagi mereka yang setuju.
Dilansir dari BBC, Mantan Ketua Komite Tata Kelola FIFA, Miguel Maduro mengecam wacana dari Gianni Infantino. Katanya, iming-iming pendanaan bagi anggota asosiasi yang setuju sama saja seperti suap!
“Itu adalah bentuk suap yang dilegalkan,” tegasnya.
Miguel Maduro mengklaim, dirinya mengundurkan diri dari pekerjaannya di FIFA setelah 10 bulan karena berbagai kebijakan dari Infantino. Maduro tidak setuju dengan cara kerja komite.
“FIFA bekerja sebagai kartel politik – diberi makan dan didukung oleh sistem patronase, yang bekerja melalui uang yang didistribusikan FIFA kepada federasi nasional,” ungkapnya.
“Ada kemungkinan besar bahwa wacana ini akan disetujui oleh banyak negara anggota dan terus didorong FIFA,” tutupnya.
(aff/rin)








