telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Raih Posisi Runner-Up MTQ Kaltara 2026, LPTQ Malinau Fokus Pada Pembinaan Berkelanjutan Menuju Juara Umum

Malinau, KTV – Ketua LPTQ Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Kabupaten Malinau meraih posisi runner-up pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malinau.

Ketua LPTQ Kamran mengatakan, prestasi sebagai juara dua menjadi lompatan besar bagi Malinau. Sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua LPTQ, Malinau kerap berada di papan bawah klasemen MTQ.

Pada ajang STQ di Nunukan, Malinau berhasil naik ke peringkat empat, dan kini kembali meningkatkan prestasi dengan meraih posisi runner-up di tingkat provinsi.

“Ini adalah hasil evaluasi dan pembinaan yang terus kami lakukan. Kami banyak berkomunikasi dengan para pelatih dan official, bahkan mendatangkan pelatih tingkat nasional untuk meningkatkan kemampuan para peserta,” ujarnya saat ditemui usai penutupan MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Malinau, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Bupati Malinau, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran pemerintah daerah yang memberikan perhatian terhadap pembinaan para kafilah.

Menurut Ketua LPTQ Kamran, Bupati Malinau selalu menekankan bahwa yang terpenting bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi bagaimana syiar Islam dapat terus berjalan dengan baik sesuai aturan dan petunjuk teknis dari Kementerian Agama.

Meski demikian, ia mengaku termotivasi dengan target yang disampaikan Bupati untuk merebut gelar juara umum pada MTQ berikutnya.

Ketua LPTQ Kamran juga mengakui bahwa Kabupaten Bulungan masih menjadi pesaing terberat karena memiliki sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, Bulungan telah mempertahankan gelar juara umum selama bertahun-tahun berkat pembinaan intensif, termasuk mengirim peserta mengikuti pelatihan hingga berbulan-bulan di luar daerah.

Meski demikian, ia optimistis Malinau mampu bersaing apabila pembinaan dilakukan secara berkesinambungan.

Untuk itu, LPTQ Malinau berencana tidak menghentikan pembinaan setelah MTQ selesai. Ia berharap para qari dan qariah tetap mendapatkan pendampingan melalui program latihan rutin, baik dengan menghadirkan pelatih secara langsung maupun melalui pembinaan daring.

“Nanti akan kami komunikasikan dengan Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda agar ada dukungan pembinaan berkelanjutan bagi peserta berprestasi. Dengan begitu, persiapan menuju MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2027 bisa dilakukan lebih matang sejak sekarang,” pungkasnya. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top