Malinau, KTV – Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bukan hanya sekadar peringatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Hal tersebut disampaikan Bupati Malinau dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Malinau saat penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia dan sapi kurban dari Pemerintah Kabupaten Malinau di Masjid Agung Darul Jalal, Senin (25/5/2026).
Jakaria mengatakan nilai-nilai Idul Adha menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, dan saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Malinau. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan nilai sosial dan spiritual di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, penyerahan hewan kurban merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga. Meski kondisi APBD tahun 2026 mengalami pemangkasan cukup besar, Pemkab Malinau tetap berkomitmen meningkatkan anggaran pembelian hewan kurban.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya sekitar Rp500 juta, kemudian naik menjadi Rp700 juta pada 2025, tahun ini sudah lebih dari Rp1 miliar,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kenaikan anggaran tersebut dilakukan karena harga sapi kurban tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya anggaran per ekor sapi berkisar Rp20 juta hingga Rp25 juta, kini hampir seluruh sapi kurban berada di atas Rp25 juta per ekor. Karena itu, pemerintah daerah bersama tim anggaran melakukan penyesuaian agar seluruh masjid tetap mendapatkan bantuan hewan kurban.
Selain masjid, Pemkab Malinau juga memberikan bantuan kepada beberapa musala berdasarkan pertimbangan kebutuhan masyarakat di wilayah tertentu, seperti di RT 12 Malinau Hulu dan RT 14 Malinau Kota.
Jakaria berharap semangat berbagi dalam Idul Adha dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ia juga menegaskan bahwa daging kurban tidak hanya dinikmati umat muslim, tetapi juga dapat dibagikan kepada masyarakat non-muslim yang tinggal di sekitar lingkungan masjid.
“Di beberapa tempat, terutama daerah yang masyarakatnya beragam, pembagian daging kurban juga menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.
Di akhir sambutannya, Jakaria menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia pun mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Malinau.
“Semoga Idul Adha membawa keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Malinau,” tutupnya. (**)








