telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Thailand Open 2026: Ganda Campuran Indonesia Berkesempatan Unjuk Gigi!

Jakarta, KTV – PBSI kembali mengalihkan fokus ke turnamen individu setelah menuntaskan perjuangan di Thomas Cup 2026 dan Uber Cup 2026. Kini, Thailand Open 2026 menjadi momentum sektor ganda campuran untuk unjuk gigi.

Indonesia baru saja menyelesaikan kiprah di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei. Hasil berbeda didapat tim putra dan putri.

Tim Thomas Indonesia tersingkir di fase grup, sementara tim Uber sukses merebut medali perunggu usai melaju hingga semifinal. Setelah kembali ke Tanah Air, PBSI langsung bersiap menghadapi Thailand Open yang digelar pada 12-17 Mei mendatang.

Banyak Pemain Utama Absen
Pada turnamen level Super 500 ini, Indonesia tidak menurunkan banyak pemain utama di sejumlah sektor.

Di tunggal putra, hanya Anthony Sinisuka Ginting dan Mohammad Zaki Ubadillah yang kembali tampil usai membela tim Thomas Cup. Selain itu ada Prahdiska Bagas Shujiwo dan Muhamad Yusuf.

Sementara di tunggal putri, Indonesia hanya diperkuat Thalita Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.

Dari sektor ganda putra, tidak ada nama Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri maupun Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Pasangan yang kembali tampil dari skuad Thomas Cup hanya Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi.

Indonesia juga kembali memasangkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Selain itu ada M. Rian Ardianto/Rahmat Hidayat serta Muhammad Erwiansyah/Bagas Maulana sebagai pasangan baru.

Di sektor ganda putri, Indonesia menurunkan Isyana Syahira Meida/Rinjani Nastine serta Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari.

Ganda Campuran Hampir Turun Full Team
Berbeda dengan sektor lain, ganda campuran justru tampil nyaris dengan kekuatan penuh.

Indonesia menurunkan Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana, Verrel Yustin Mulia/Aisyah Pranata, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, hingga Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.

Situasi ini menjadi kesempatan besar bagi sektor ganda campuran untuk tampil maksimal dan membawa hasil positif bagi Indonesia.

Thailand Open 2026 juga bisa menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain yang absen di Thomas dan Uber Cup.

(mcy/krs)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *