Malinau, KTV – Ketua LPTQ Kabupaten Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., menegaskan bahwa penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada pembukaan MTQ ke-XXII tingkat Kabupaten Malinau yang digelar di arena utama Masjid At-Tauhid, Desa Malinau Kota, Rabu (5/5/2026) malam.
Kamran menjelaskan, LPTQ selama ini dikenal sebagai lembaga yang menyelenggarakan MTQ dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) mulai dari tingkat desa hingga nasional, di bawah naungan Kementerian Agama.
Namun lebih dari itu, tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk generasi Qurani yang religius, berprestasi, dan berakhlak mulia.
“MTQ bukan hanya untuk mencetak qari dan qariah berprestasi, tetapi yang paling utama adalah membumikan Al-Qur’an di Bumi Intimung yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, tema MTQ ke-XXII tahun ini mengandung makna penting bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter.
Kamran juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, khususnya Bupati Malinau, atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran.
“Bapak Bupati tetap berkomitmen agar MTQ dilaksanakan sebaik mungkin. Bahkan seluruh peralatan yang digunakan merupakan milik pemerintah daerah tanpa harus menyewa dari pihak lain,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dari masyarakat sekitar Masjid At-Tauhid atas bantuan pemerintah daerah dalam pembangunan dan peningkatan fasilitas masjid.
Disebutkan, masjid yang sebelumnya hanya berupa musala kini telah berkembang menjadi bangunan representatif, termasuk akses jalan yang telah diaspal pada tahun 2025.
Kepada para peserta, Kamran berpesan agar mengikuti lomba dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan MTQ sebagai sarana peningkatan kualitas diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan.
Sementara itu, kepada dewan hakim, ia menitipkan amanah agar memberikan penilaian secara objektif dan profesional.
Kegiatan pembukaan MTQ tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Malinau dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat. (**)








