Malinau, KTV – Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memajukan literasi masyarakat. Hal ini disampaikan dalam malam ramah tamah Pemkab Malinau bersama Kemendikdasmen di Pondok Ulin, Desa Malinau Hilir, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan ke Bumi Intimung menjadi pengalaman berharga karena dapat melihat langsung kolaborasi pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan komunitas literasi dalam meningkatkan kualitas SDM. Upaya mencerdaskan bangsa membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, sejalan dengan visi Mendikdasmen untuk pendidikan bermutu melalui partisipasi nyata.
“Kami hadir untuk belajar langsung berbagai praktik baik yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Malinau, khususnya dalam penguatan literasi masyarakat,” ujarnya.
Hafidz terinspirasi mengunjungi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cerdas Ceria di Desa Kuala Lapang yang digerakkan pegiat literasi termasuk tokoh pendidikan Uring. TBM tersebut mengajak puluhan anak mengisi waktu luang dengan membaca, menulis, berhitung, bernyanyi, hingga keterampilan lainnya.
Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Malinau yang memfasilitasi setiap TBM, serta peran pemerintah desa/RT dan masyarakat dalam mengalokasikan anggaran literasi. Literasi menjadi fondasi utama membangun SDM, karena tanpa literasi kuat, peningkatan pengetahuan dan wawasan generasi muda sulit terwujud.
Praktik baik Malinau diharapkan menginspirasi daerah lain, terutama menjelang konsolidasi nasional pendidikan dasar dan menengah. “Kami akan membawa pengalaman dari Malinau sebagai motivasi untuk disebarluaskan ke daerah lain,” katanya.
Hafidz berterima kasih kepada Pemerintah Australia melalui program Inovasi yang mendukung literasi daerah, serta menilai program wajib belajar Pemkab Malinau sebagai langkah strategis peningkatan kualitas SDM. (**)








