telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Demo Jilid 2 Mahasiswa Kaltara, Gubernur Dan Kapolda Turun Gunung Berdiskusi

Tanjung Selor, KTV – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan apresiasinya di hadapan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa terkait kasus narkotika yang melibatkan oknum anggota kepolisian. Ia mengapresiasi keberanian, kepedulian, dan perjuangan mahasiswa dalam menyuarakan keresahan masyarakat akan peredaran narkoba di wilayah Kaltara.

Sebagai purnawirawan Polri, Gubernur Zainal menegaskan bahwa gerakan mahasiswa selaras dengan komitmen pemerintah provinsi dalam memerangi narkoba. Ia bahkan menyampaikan rasa terima kasih atas keberanian para demonstran menyuarakan kritik dan tuntutan terhadap institusi kepolisian, karena menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan oleh aparat keamanan saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa, pemuda, dan organisasi sosial lainnya.

Gubernur juga mendorong semua elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan mahasiswa, untuk bersatu dan tidak takut melaporkan jika menemukan penyimpangan, siapa pun pelakunya. Ia meyakini bahwa masih banyak aparat kepolisian yang memiliki integritas dan komitmen moral yang tinggi dalam menjalankan tugas.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak narkoba, khususnya pada masa depan generasi muda di Kalimantan Utara. Ia menyoroti kondisi tragis di mana anak-anak kehilangan masa kecilnya akibat orang tua mereka terjerat narkoba—sang ayah dipenjara, sementara sang ibu tidak memiliki pekerjaan. Situasi ini, tegasnya, harus menjadi musuh bersama untuk diperangi.

Di sisi lain, Gubernur juga mengapresiasi langkah cepat Polda Kaltara dalam menangani kasus narkotika di kawasan Selumit Pantai, Tarakan—wilayah yang dikenal rawan peredaran narkoba. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap tindakan tegas yang diambil oleh kepolisian.

Ke depan, Zainal mengajak seluruh pihak—termasuk Polri, BNNP, Binda, dan instansi terkait lainnya—untuk duduk bersama dalam merumuskan langkah strategis untuk memetakan kembali wilayah-wilayah rawan narkoba. Ia menekankan pentingnya membersihkan titik-titik sarang peredaran narkotika agar kampung-kampung di Kalimantan Utara bisa terbebas dari ancaman barang haram tersebut.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *