telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Bangen Tavai Rebut Juara Pertama Lomba Tari Tradisional Sampe’ Di Irau Malinau

Malinau, KTV – Lomba Tari Tradisional Sampe’ turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau dan Irau ke-12. Kegiatan ini berlangsung di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Kamis (22/10/2026) malam.

Lomba tersebut diikuti enam grup. Namun, satu grup mengundurkan diri sehingga hanya lima grup yang tampil, yakni SMAN 8 Malinau, Bangen Tavai, Lamin Ora Et Labora, Tane Olen, dan Bila Kalong.

Kelima peserta menampilkan tarian tradisional dengan penampilan yang memukau. Setelah melalui penilaian, Bangen Tavai berhasil keluar sebagai juara pertama.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengapresiasi seluruh peserta yang telah menampilkan kemampuan terbaik mereka. Ia menegaskan bahwa seluruh penari patut berbangga karena telah ikut menjaga dan melestarikan budaya daerah.

Menurut Bupati Wempi, tari tradisional sampe’ bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Malinau kepada masyarakat luas, bahkan hingga ke tingkat internasional.

Ia juga menyinggung salah satu penari yang pernah mewakili Indonesia tampil di Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan bahwa seni dan budaya daerah memiliki peluang besar untuk dikenal di kancah dunia.

“Teruslah menari, teruslah cintai budayamu, karena budaya adalah kita dan kita adalah budaya itu sendiri,” pesannya.

Bupati Wempi berharap generasi muda terus mencintai dan melestarikan warisan leluhur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan rangkaian kegiatan Irau Malinau yang masih berlangsung beberapa hari ke depan. Terlebih, kegiatan Irau tahun ini telah masuk secara resmi dalam agenda nasional melalui Kementerian Pariwisata.

Selain itu, Bupati mengingatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan Irau agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kebersihan, ketertiban, dan keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kegiatan yang nyaman bagi masyarakat dan pengunjung.

Melalui lomba Tari Tradisional Sampe’ ini, diharapkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal semakin tumbuh sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga identitas dan warisan budaya Kabupaten Malinau. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top