telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Paduan Suara Anak Nunukan Antar Kaltara Raih Emas Perdana Di Pesparawi Nasional XIV

Manokwari, KTV – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Nunukan di tingkat nasional, Tim Paduan Suara Anak (PSA) Kabupaten Nunukan berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen Kalimantan Utara (Kaltara) pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang berlangsung di Manokwari, Papua Barat.

Penampilan yang memukau, harmonisasi suara yang indah, serta penghayatan yang kuat mengantarkan tim asal wilayah perbatasan tersebut meraih predikat terbaik di kategorinya.

Raihan emas ini sekaligus menjadi langkah awal keberhasilan Kontingen Kalimantan Utara dalam memenuhi target tiga medali emas pada ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

Keberhasilan Tim Paduan Suara Anak Nunukan menjadi kebanggaan tidak hanya bagi masyarakat Kabupaten Nunukan, tetapi juga seluruh Kalimantan Utara, di tengah persaingan yang diikuti kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia, para penyanyi cilik Nunukan mampu tampil percaya diri dan memikat perhatian dewan juri melalui penampilan yang disiplin, kompak, dan penuh semangat.

Ketua Rombongan sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Utara, Norhayati Andris, menyampaikan rasa syukur atas capaian luar biasa tersebut.

“Kami sangat bersyukur, tim Paduan Suara Anak dari Kabupaten Nunukan berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Kalimantan Utara. Ini menjadi salah satu capaian terbaik kontingen kami pada Pesparawi Nasional XIV,” ujarnya, Senin (29/06/2026).

Menurut Norhayati, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras para peserta, pelatih, pendamping, serta dukungan berbagai pihak yang telah mempersiapkan tim secara maksimal sejak jauh hari.

“Semangat anak-anak luar biasa, mereka tampil penuh percaya diri dan mampu memberikan penampilan terbaik. Prestasi ini adalah hasil dari latihan panjang serta kerja keras semua pihak,” katanya.

Prestasi Tim Paduan Suara Anak Nunukan juga menjadi penyemangat bagi seluruh kontingen Kalimantan Utara yang bertanding pada kategori lainnya, hingga akhir kompetisi, Kalimantan Utara berhasil menorehkan tiga medali emas dan empat medali perak.

Selain emas dari Kabupaten Nunukan, dua medali emas lainnya diraih melalui kategori Musik Pop Gerejawi (MPG) Kabupaten Malinau serta kategori Solo Remaja Pemuda Putra (SRPA) yang dipersembahkan Abraham, wakil Kabupaten Malinau, sementara empat medali perak diperoleh dari Vocal Group Kota Tarakan, Solo Remaja Pemuda Putri Kabupaten Malinau, serta kategori Solo Anak Usia 11–15 Tahun dan Solo Anak Usia 7–10 Tahun dari Kabupaten Bulungan.

Norhayati menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari persiapan yang matang, penundaan pelaksanaan Pesparawi Nasional dari tahun 2025 ke tahun 2026 memberikan waktu lebih panjang bagi peserta untuk meningkatkan kualitas vokal, kekompakan tim, dan kesiapan mental sebelum tampil di tingkat nasional.

Sebelumnya, Kontingen Pesparawi Kalimantan Utara yang berjumlah 102 orang, terdiri dari peserta, pelatih, ofisial, pendamping, dan pengurus LPPD Kaltara, telah dilepas secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Utara sebelum bertolak menuju Manokwari.

Sementara itu, Ketua Rombongan Kabupaten Nunukan, Freddy Gromiko, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pengorbanan dan kerja keras seluruh anggota tim yang telah menjalani latihan intensif selama kurang lebih tujuh bulan.

“Perjuangan anak-anak yang rela mengorbankan waktu bermain dan bersantai untuk berlatih selama kurang lebih tujuh bulan akhirnya berbuah manis. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, khususnya Bupati Nunukan H. Irwan sabri, yang memberikan dukungan terbesar dalam sejarah keikutsertaan LPPD Kabupaten Nunukan pada Pesparawi Nasional,” ungkap Freddy, Senin (29/06/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pengurus LPPD Kabupaten Nunukan, panitia, serta orang tua peserta yang telah setia mendampingi dan memberikan dukungan sejak masa persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan di Papua Barat selesai.

Prestasi yang diraih Tim Paduan Suara Anak Kabupaten Nunukan menjadi bukti bahwa generasi muda dari daerah perbatasan memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda Nunukan untuk terus mengembangkan bakat di bidang seni, khususnya musik gerejawi, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Nunukan dan Kalimantan Utara pada berbagai ajang di masa mendatang. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top