telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Tandatangani Traktat Keamanan, Presiden Prabowo- PM Albanese Perkuat Strategis Indonesia-Australia

Jakarta, KTV – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, tegaskan komitmen perkuat kemitraan strategis Indonesia-Australia lewat penandatanganan Traktat Keamanan Bersama. Komitmen ini disampaikan Presiden Prabowo pada Keterangan Pers Bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

“Perjanjian keamanan bersama ini tunjukkan tekad kedua negara kerja sama erat jaga keamanan nasional masing-masing, serta kontribusi nyata untuk perdamaian dan stabilitas Indo-Pasifik. Bagi Indonesia, ini cerminkan komitmen teguh pada prinsip bertetangga baik dan kebijakan luar negeri bebas aktif,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo sebut posisi geografis Indonesia dan Australia yang dekat takdirkan keduanya hidup berdampingan. Karenanya, hubungan bilateral dibangun atas saling percaya dan itikad baik.

“Indonesia ingin sahabat semua pihak dan tak mau musuh siapa pun. Kami yakin perjanjian ini jadi pilar penting stabilitas dan kerja sama kawasan,” tambahnya.

PM Albanese sampaikan penandatanganan ini lanjutan proses panjang sejak bilateral di Sydney November lalu. Perjanjian dibangun atas fondasi kerja sama pertahanan tiga dekade.

“Perjanjian ini cerminkan persahabatan erat, kemitraan, dan kepercayaan mendalam di bawah kemitraan strategis komprehensif kita,” ujar PM Albanese.

“Hari ini saya senang tandatangani dengan Bapak Presiden, momen bersejarah hubungan bangsa kita dan pengakuan cara terbaik amankan perdamaian kawasan adalah bertindak bersama,” lanjutnya.

PM Albanese nilai perjanjian tunjukkan kekuatan dan kedalaman kepercayaan Australia-Indonesia. Ini perluasan signifikan kerja sama keamanan pertahanan.

Inisiatif baru termasuk posisi perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia.

“Mendukung fasilitas pelatihan pertahanan bersama tingkatkan kemampuan Indonesia latihan dengan mitra termasuk Australia. Dan perluas pertukaran pendidikan militer bangun hubungan serta pahami generasi pemimpin militer kita,” kata PM Albanese. (BPMI Setpres)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *