Tanjung Selor, KTV – Untuk menjamin data kinerja tersusun secara rapi dan akurat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang) menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penginputan Aplikasi Capaian Indikator Kinerja Utama (CIKU).
Kegiatan yang diadakan di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (4/2), dibuka oleh Gubernur Kaltara yang diwakili Kepala Bappeda dan Litbang Kaltara, Bertius, S.Hut.
Bertius menyatakan bahwa pendampingan penginputan CIKU tahun 2026 memainkan peran krusial dalam memperkuat akuntabilitas kinerja Pemprov Kaltara. Ia menyebutkan, kegiatan ini bertujuan memastikan perencanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja berjalan secara terpadu dan akurat.
“Ini untuk memastikan proses perencanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja dilakukan secara terintegrasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bertius.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi CIKU merupakan wujud komitmen Pemprov Kaltara dalam merealisasikan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis digital. Aplikasi ini tidak hanya untuk administrasi, melainkan juga sebagai instrumen pengendalian kinerja pembangunan daerah.
“CIKU menghubungkan perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan,” katanya.
Lewat pendampingan ini, Bertius mengharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman seragam dalam penginputan data, baik untuk pengukuran kinerja tahun 2025 maupun perencanaan kinerja tahun 2026.
Ia juga menekankan bahwa kualitas SAKIP dan kinerja pembangunan daerah sangat ditentukan oleh komitmen serta ketelitian aparatur dalam mengelola data kinerja.
“Saya mengajak peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius dan aktif berdiskusi agar kendala teknis dapat diselesaikan bersama,” tutupnya. (dkisp)








