Jakarta, KTV – NASA selesaikan gladi bersih misi Artemis II, tandai tonggak penting perjalanan bersejarah ke Bulan.
Gladi bersih digelar awal pekan ini, termasuk pengisian propelan kriogenik ke roket Space Launch System (SLS).
Peluncuran Awal Maret 2026
Meski gladi bersih hadapi kesulitan seperti cuaca dingin dan kebocoran hidrogen cair, tugas utama berhasil diselesaikan. Akibatnya, NASA targetkan Maret 2026 sebagai peluang peluncuran paling awal.
Misi Artemis II dan Dampaknya pada Pariwisata Luar Angkasa
Melansir Travel and Tour World, Rabu, 4 Februari 2026, misi Artemis II punya potensi besar bagi eksplorasi luar angkasa dan pariwisata luar angkasa.
Sebagai penerbangan berawak pertama program Artemis NASA, misi ini tonggak penting capai tujuan kembalikan manusia ke Bulan dan akhirnya misi ke Mars.
Misi Artemis II orbit Bulan, buka jalan misi Artemis berikutnya bawa astronot mendarat di permukaan Bulan pertama kali dalam lebih 50 tahun.
Bagi industri pariwisata, Artemis II bisa jadi katalis utama pertumbuhan pariwisata luar angkasa.
Seiring perusahaan swasta seperti SpaceX dan Blue Origin kembangkan perjalanan luar angkasa komersial, misi Artemis NASA sukses kemungkinan mainkan peran kunci populerkan pariwisata luar angkasa ke masyarakat umum.
Dengan misi seperti Artemis II tarik perhatian internasional, lebih banyak wisatawan dan penggemar luar angkasa mungkin kunjungi pelabuhan antariksa dan lokasi peluncuran seperti Kennedy Space Center untuk saksikan sejarah luar angkasa.
Selain kemajuan pariwisata luar angkasa, misi Artemis II juga dampakkan sektor pariwisata luas di Florida. Kennedy Space Center sudah tujuan wisata populer, dan sebagai target NASA.
Dengan jendela peluncuran Maret, antisipasi seputar Artemis II kemungkinan tarik lebih banyak pengunjung.
Wisatawan dunia berbondong ke Florida rasakan kegembiraan peluncuran roket langsung, tambah manfaat ekonomi pariwisata terkait luar angkasa di wilayah itu. (ANN)








