Dubai, KTV – Sean Gelael kembali mengaspal di awal tahun ini. Bersama Ferrari, Sean berupaya menaklukkan Asian Le Mans Series 2026 di Dubai.
Setelah putaran pertama di Sepang bulan lalu, Sean kini fokus pada tantangan selanjutnya di Dubai Autodrome pada Sabtu (31/1) dan Minggu (1/2).
Perbedaan utama diprediksi dari faktor cuaca. Jika balapan di Sepang diguyur hujan, lintasan Dubai diperkirakan kering sepanjang akhir pekan.
Berdasarkan prakiraan cuaca Weather.com, kemungkinan hujan di Dubai Autodrome tidak lebih dari 5 persen selama dua hari balapan. Balapan berdurasi empat jam tersebut dimulai pukul 14.10 waktu setempat atau 17.10 WIB.
Meski lintasan kering menawarkan tantangan berbeda, Sean menunjukkan kesiapan menghadapi berbagai kondisi. Pengalamannya di Sepang, memulai dari posisi ke-15 dan finis keempat di tengah hujan, membuktikan kemampuan adaptasi dan konsistensinya.
“Ini balapan, basah atau kering itu sama tantangannya. Saya dan tim bakal menyiapkan semuanya sejak latihan pertama di Dubai,” ujar Sean dalam rilis kepada detikSport.
Sean punya rekam jejak positif di Dubai, baik di Asian Le Mans Series maupun 24H Dubai, dengan konsisten meraih podium di berbagai kelas dan konfigurasi mobil.
Pada seri ini, Sean tampil bersama tim AF Corse 51, didampingi Davide Rigon (Italia) dan Charly Samani (Prancis), mengendarai Ferrari di kelas GT. Persaingan diprediksi ketat, khususnya dari pabrikan Jerman seperti Porsche dan BMW yang mendominasi kelas GT di ALMS Dubai beberapa musim terakhir.
Meski begitu, kemenangan Ferrari lewat tim Kessel Racing 74 di seri Sepang menjadi motivasi tambahan bagi AF Corse 51 untuk tampil kompetitif di Dubai.
Race 3 dan Race 4 Asian Le Mans Series di Dubai Autodrome melombakan tiga kelas: LMP2, LMP3, dan GT. Seluruh rangkaian balapan bisa disaksikan langsung melalui kanal YouTube @AsianLeMansSeries.
(mrp/bay)








