telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Tambang PT. Spp Longsor Setelah Ditinggal Perusahaan

Bunyu, KTV – Kejadian longsor di areal salah satu perusahan tambang batu bara di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), viral di media sosial. Video berdurasi 1 menit itu menunjukkan tanah longsor merusak sejumlah fasilitas tambang di areal tersebut.

Kapolresta Bulungan, Kombes Rofikoh Yunianto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tanah longsor itu. Kata dia, kejadiannya di site tambang batu bara milik PT. SPP (Saka Putra Perkasa) di Desa Bunyu Barat Kecamatan Bunyu pada Minggu (6/4/2025) sekira pukul 13.30 wita. Rofikoh mengungkapkan, Polsek setempat juga telah meminta keterangan pihak perusahaan melalui Sugeng selaku PJO PT. SPP.

Kondisi cuaca dilokasi saat itu hujan gerimis, sejumlah karyawan pun masih libur Idul Fitri 1446 H, termasuk kepala tehnik Tambang (KTT) SPP sedang cuti. Rencananya, KTT juga akan dimintai keterangan atas kejadian itu.

Untuk diketahui, sebelumnya perusahaan PT.SPP dikabarkan sudah tidak aktif beroperasi dan meninggalkan Pulau Bunyu sejak tahun 2022 meski ijin operasi pertambangannya masih aktif hingga 2026 mendatang.

PT SPP yang mengantongi izin konsesi tambang batu bara seluas 728,59 hektar di Pulau Bunyu ini juga sempat menuai protes dari aktivis lingkungan dan warga setempat pasca kejadian jebolnya tanggul limbah tambang pada 2022 dan 2023 lalu.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *