telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Pemerintah Gelontorkan Rp4,8 Triliun ke-500 Ribu Mahasiswa Penerima KIP-K

Jakarta, KTV – Pemerintah sudah mulai melakukan transfer uang untuk penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Tahun 2025. Dana yang sudah ditransfer hingga Maret 2025 mencapai Rp4,82 triliun.

“Jadi, alhamdulillah sudah Rp4,82 triliun dikirimkan ke rekening 544.384 mahasiswa,” kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, di kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat, 14 Maret 2025.

Tahun ini, lebih dari satu juta mahasiswa menerima beasiswa KIP-K. “Tahun 2025 ini program beasiswa KIP-K akan diberikan kepada 1.040.192 mahasiswa,” kata Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Togar Simatupang.

Jumlah penerima beasiswa itu disalurkan kepada mahasiswa baru maupun mahasiswa on going atau yang sedang menempuh pendidikan. Togar menegaskan keberadaan beasiswa ini untuk membantu masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi, terutama masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi.

Pemerintah juga menyalurkan beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Beasiswa ADik pada Tahun 2025 disalurkan kepada 9.141 mahasiswa.

“Beasiswa ADiK akan diberikan kepada 9.141 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta,” ujar dia.

Beasiswa ADiK adalah program pemberian bantuan pembiayaan di pendidikan tinggi khusus untuk siswa dan siswi dari Papua, Papua Barat, 3T, serta anak-anak TKI. Tidak hanya itu, program ini juga ditujukan untuk siswa dan siswi penyandang disabilitas.

Dengan memperoleh beasiswa ADik, mahasiswa dibebaskan dari biaya kuliah. Selain itu, mahasiswa mendapatkan bantuan biaya hidup setiap bulannya serta bantuan biaya transportasi perjalanan dari daerah asal ke lokasi perguruan tinggi yang menerimanya.

“Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendidikan tinggi dapat diakses oleh seluruh masyarakat kita, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal,” kata Togar.

(REN)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top