telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

DPRD Nunukan Tekankan Penguatan Mitigasi Bencana Di Lingkungan SMPN 1

Nunukan, KTV – DPRD Kabupaten Nunukan mendorong penguatan mitigasi bencana di lingkungan sekolah, terutama melalui evaluasi jalur evakuasi dan pelaksanaan simulasi secara berkala, langkah ini dinilai penting untuk memastikan keselamatan siswa dan seluruh warga sekolah ketika menghadapi situasi darurat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Muhammad Mansur, saat memantau simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di SMP Negeri 1 Nunukan, Rabu (21/10/2026).

Simulasi yang melibatkan lebih dari 800 siswa dan guru tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Sirajuddin, S.Sos., serta melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan.

Kegiatan diawali dengan skenario penyelamatan korban gempa bumi dari lantai dua gedung sekolah, petugas Damkar dan BPBD mempraktikkan evakuasi menggunakan teknik rappelling untuk menurunkan korban menuju halaman bawah.

Selanjutnya, seluruh siswa, guru, dan warga sekolah mengikuti simulasi evakuasi massal menuju titik aman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Dalam praktik tersebut, tiga siswa diberi kesempatan mencoba memadamkan api tiruan, setelah upaya awal belum berhasil, petugas Damkar memberikan contoh penanganan yang tepat hingga api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari dua menit.

Dari hasil pemantauan tersebut, Muhammad Mansur memberikan sejumlah catatan terkait kesiapan sarana keselamatan sekolah, salah satu yang menjadi perhatiannya adalah jalur evakuasi utama yang dinilai terlalu sempit sehingga berpotensi menimbulkan desakan ketika seluruh siswa bergerak keluar secara bersamaan.

“Jalur evakuasi ini perlu menjadi perhatian. Ketika seluruh siswa melakukan evakuasi secara bersamaan, akses yang terlalu sempit bisa menyebabkan mereka berdesakan. Karena itu, perlu dievaluasi agar proses penyelamatan dapat berjalan lebih aman dan tertib,” tutur, Mansur.

Ia menyarankan pihak sekolah segera mengevaluasi akses keluar, termasuk kemungkinan memperluas jalur evakuasi dan menyesuaikan ketinggian lantai pada bagian yang dinilai dapat menghambat pergerakan siswa.

Menurutnya, simulasi kebencanaan harus diikuti dengan pembenahan fasilitas pendukung. Dengan demikian, kesiapsiagaan tidak hanya dipahami melalui latihan, tetapi juga ditunjang kondisi lingkungan sekolah yang aman.

Mansur berharap kegiatan simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana dapat dilaksanakan secara rutin, minimal satu kali dalam setahun, melalui latihan berkelanjutan, siswa dan tenaga pendidik diharapkan semakin memahami prosedur penyelamatan serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Ia juga menilai SMPN 1 Nunukan berpeluang dikembangkan menjadi sekolah percontohan mitigasi bencana, khususnya bagi satuan pendidikan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan dievaluasi. SMPN 1 Nunukan juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.

Selain mendorong pembenahan di tingkat sekolah, Mansur turut mengharapkan perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui peninjauan langsung terhadap upaya mitigasi bencana yang dilakukan SMPN 1 Nunukan.

Menurutnya, sekolah di wilayah perbatasan perlu memperoleh perhatian dan dukungan yang memadai agar mampu mengembangkan sistem keselamatan serta meningkatkan kualitas pendidikan setara dengan daerah lainnya.

Penguatan mitigasi bencana di satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, dan instansi terkait, kesiapsiagaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan simulasi, tetapi berlanjut pada perbaikan fasilitas dan pembentukan budaya sadar bencana di kalangan siswa. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top