Salzburg, KTV – Brian Madjo mencuri perhatian saat melawan Paris Saint-Germain. Striker muda Aston Villa berpostur raksasa itu merepotkan Les Parisiens di Piala Super Eropa.
Villa melawan PSG di Piala Super Eropa 2026. Dalam pertandingan di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB, Unai Emery memainkan Madjo, alih-alih Ollie Watkins di depan.
Penyerang muda Inggris itu menjalani debut kompetitifnya bersama Villa, usai didatangkan pada Januari lalu. Transfernya yang sempat dipermasalahkan FIFA soal eligibilitas dan usianya sebelum dibanding ke CAS, membuat Emery baru bisa memainkannya di laga resmi musim panas ini.
Debut Madjo di laga kompetitif langsung terjadi melawan PSG. Striker berpostur 193 cm itu mampu tampil apik dan merepotkan juara Liga Champions.
Duet bek Paris Saint-Germain, William Pacho dan Marquinhos, kesulitan mengawal Brian Madjo. Striker berusia 18 tahun itu bahkan bisa mencuri gol buat Aston Villa.
Madjo bisa menjebol gawang PSG di menit akhir babak pertama, menyamakan skor bagi Villa yang sempat tertinggal lewat gol Khvicha Kvaratskhelia.
Madjo bermain selama 72 menit di laga tersebut. Sofascore mencatat, eks pemain Metz itu membuat 6 peluang, satu on target dan berbuah gol.
Brian Madjo disebut-sebut bakal menjadi calon wonderkid Inggris. Pelatih Unai Emery senang bisa memberinya pengalaman di laga sepenting ini.
“Pengalaman mereka dan momen-momen seperti hari ini sangat penting,” kata Emery, melansir ESPN.
“Brian diturunkan hari ini karena selama pramusim ia telah menunjukkan kemampuannya untuk bekerja keras.”
“Yang terpenting adalah tetap konsisten dan tampil di level yang mereka tunjukkan hari ini,” kata pelatih asal Spanyol itu memuji Brian Madjo.
(yna/bay)








