telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

KORMI Nunukan Dorong Olahraga Sebagai Kebutuhan Harian, Bukan Sekadar Pilihan

Nunukan, KTV – Di tengah tantangan gaya hidup modern yang semakin minim aktivitas fisik, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk menjadikan olahraga sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

‎Pesan itu mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II KORMI Kabupaten Nunukan Tahun 2026 yang digelar pada Senin (1/6/2026).

‎Forum tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi tahunan, tetapi juga ruang untuk merumuskan langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan bahagia.

‎Ketua Umum KORMI Kabupaten Nunukan, Andi M. Akbar M. Djuarzah, SE., MM., menilai olahraga masyarakat memiliki peran penting di tengah perubahan pola hidup yang membuat banyak orang semakin jarang bergerak.

‎“Kita menyadari bersama bahwa tantangan kehidupan masyarakat saat ini semakin kompleks. Perubahan gaya hidup, perkembangan teknologi, hingga tingginya aktivitas yang minim gerak secara perlahan berdampak pada menurunnya aktivitas fisik masyarakat,” ujarnya.

‎Menurutnya, KORMI hadir bukan sekadar mendorong aktivitas olahraga, tetapi juga membangun kesadaran bahwa olahraga adalah bagian dari kualitas hidup masyarakat.

‎“Olahraga bukan hanya tentang prestasi dan pertandingan, melainkan juga tentang kebahagiaan, kesehatan, kebugaran, kebersamaan, dan kualitas hidup,” katanya.

‎Akbar menegaskan, olahraga masyarakat harus hadir di setiap ruang kehidupan, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, tempat kerja hingga ruang publik. Dengan demikian, aktivitas fisik dapat dilakukan oleh semua kalangan tanpa memandang usia.

‎“Semangat yang dibangun KORMI selama ini adalah memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” tegasnya.

‎Ia melihat Kabupaten Nunukan memiliki modal besar untuk mengembangkan olahraga masyarakat. Keberagaman budaya, komunitas, serta berbagai induk organisasi olahraga (INORGA) yang bergerak di bidang olahraga tradisional, kebugaran, petualangan hingga seni gerak dinilai menjadi kekuatan yang dapat disatukan dalam satu gerakan bersama.

‎“Keragaman tersebut bukanlah sesuatu yang memisahkan, tetapi justru menjadi modal besar yang harus kita satukan dalam satu visi dan tujuan bersama,” ujarnya.

‎Bagi Akbar, ukuran keberhasilan KORMI tidak hanya dilihat dari banyaknya organisasi yang bergabung, melainkan sejauh mana program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎“Apakah kegiatan yang kita laksanakan mampu membuat masyarakat lebih aktif bergerak, apakah program kita mampu mengajak generasi muda mencintai olahraga, apakah kegiatan yang kita lakukan mampu memperkuat kebersamaan dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan bahagia? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang seharusnya menjadi landasan berpikir dalam setiap penyusunan program kerja,” katanya.

‎Dalam penyusunan program kerja, seluruh pengurus KORMI dan INORGA diminta menjadikan Pedoman Nasional Gerakan Indonesia Aktif sebagai rujukan utama.

‎Akbar menilai semangat “Indonesia Aktif, Gerak Bersama Menuju Indonesia Emas” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan kolektif untuk membangun bangsa yang sehat dan produktif.

‎“Indonesia Emas 2045 tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga melalui pembangunan manusia yang sehat jasmani, sehat mental, dan memiliki semangat kebersamaan. Di sinilah KORMI memiliki peran besar,” ucapnya.

‎Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE., melalui sambutan yang dibacakan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Muhammad Amin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakerda KORMI 2026.

‎Pemerintah daerah berharap forum tersebut melahirkan berbagai gagasan dan terobosan yang mampu memperkuat peran olahraga rekreasi di tengah masyarakat.

‎“Sebagai induk organisasi olahraga rekreasi masyarakat, KORMI memiliki peran yang sangat strategis untuk membumikan dan membudayakan olahraga, khususnya olahraga rekreasi di tengah masyarakat,” kata Muhammad Amin membacakan sambutan bupati.

‎Pemerintah daerah menilai olahraga rekreasi tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial, menghadirkan kegembiraan, serta menjadi sarana melestarikan budaya nusantara.

‎Karena itu, Rakerda diharapkan menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis yang lebih terarah melalui kolaborasi antara KORMI, pemerintah daerah, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.

‎“Rakerda harus bisa menyusun langkah-langkah strategis ke depan serta memperkuat sinergi antara KORMI dengan seluruh stakeholder,” ujar Muhammad Amin.

‎Pemerintah Kabupaten Nunukan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan dunia olahraga, baik olahraga rekreasi di bawah naungan KORMI maupun olahraga prestasi yang dibina KONI.

‎“Kita ingin nama Kabupaten Nunukan bisa menggema di setiap event dan ajang olahraga yang dilaksanakan baik di kancah regional maupun nasional,” katanya.

‎Lebih dari sekadar rapat organisasi, Rakerda KORMI 2026 menjadi pengingat bahwa membangun masyarakat sehat tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

‎Dibutuhkan kerja bersama, kolaborasi, dan semangat gotong royong agar olahraga benar-benar menjadi kebutuhan hidup masyarakat.

‎Dengan semangat itu, KORMI Nunukan berharap semakin banyak ruang yang tercipta bagi masyarakat untuk bergerak, berolahraga, dan menikmati hidup yang lebih sehat, bugar, serta produktif. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top