telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal Meski Kini WFH Diterapkan

Nunukan, KTV – Di tengah penerapan kebijakan fleksibilitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Nunukan, pelayanan kesehatan dipastikan tetap berjalan normal.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa layanan kesehatan menjadi salah satu sektor yang tidak terdampak oleh kebijakan work from home (WFH).

Dalam Surat Edaran Bupati Nunukan, Irwan Sabri, disebutkan bahwa ASN pada unit layanan kesehatan tetap melaksanakan tugas dari kantor.

“Unit layanan kesehatan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang meliputi rumah sakit, puskesmas, hingga fasilitas layanan kesehatan lainnya tetap melaksanakan work from office,” demikian bunyi kutipan kebijakan tersebut.

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Nunukan, Miskia, memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami perubahan.

“Pelayanan kesehatan tetap berjalan, puskesmas dan rumah sakit tetap buka, karena pelayanan kepada masyarakat tidak bisa dihentikan,” jelasnya.

Ia mengatakan, meskipun sebagian ASN menjalankan WFH atau work from anywhere (WFA), pengaturan kerja di lingkungan Dinas Kesehatan dilakukan dengan sistem pembagian tugas.

Petugas yang bertanggung jawab terhadap layanan langsung tetap berada di lapangan, sementara sebagian lainnya bekerja secara bergiliran sesuai kebutuhan.

“Untuk layanan yang langsung ke sekolah maupun masyarakat, tetap dilakukan secara langsung di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, jika masih terdapat target pelayanan yang belum tercapai, tim kesehatan tetap turun langsung untuk melakukan pemantauan, selain pelayanan pengobatan, berbagai program promotif dan preventif juga terus dijalankan, termasuk kegiatan di luar gedung.

Miskia menambahkan, koordinasi kerja tetap berjalan melalui sistem daring untuk mendukung efektivitas layanan.

“Petugas di dinas maupun pemegang program tetap bekerja, baik secara langsung maupun melalui sistem online,” katanya.

Ia mengakui, masih terdapat kendala jaringan di beberapa wilayah, terutama daerah pedalaman, nmun secara umum, hal tersebut tidak mengganggu pelayanan secara signifikan.

“Untuk daerah pedalaman, sebagian sudah didukung jaringan internet, termasuk layanan satelit, namun pelayanan kesehatan dasar tetap mengandalkan puskesmas dan rumah sakit yang terus beroperasi,” tutupnya. (**)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *