telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Malinau Dukung Pemanfaatan Teknologi Dan Optimalisasi Lahan Pertanian

Malinau, KTV – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan, kesejahteraan petani, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Malinau yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Agustinus, M.A.P., saat membuka kegiatan tanam padi perdana menggunakan metode modernisasi pertanian di Desa Malinau Kota RT 20, Kelompok Tani Baguyo, Rabu (21/10/2026).

Dalam sambutannya, Asisten II menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, ketahanan pangan harus menjadi tanggung jawab bersama dan tidak terus bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Ia mencontohkan, selama ini Malinau masih mendatangkan sejumlah kebutuhan pangan dari luar daerah, termasuk beras dan telur. Meski demikian, produksi telur lokal mulai menunjukkan perkembangan yang positif.

“Potensi lahan, sumber daya alam, dan semangat masyarakat harus dikelola dengan baik melalui perencanaan, pendampingan berkelanjutan, serta dukungan teknologi pertanian,” ujarnya.

Menurut Asisten II, kegiatan tanam padi perdana ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan inovasi pertanian yang mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan nilai tambah bagi petani.

Agustinus menjelaskan, pengembangan pertanian merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Malinau melalui program Pertanian Sehat (PESAT).

satu

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, yang selama ini masih didominasi sektor pertambangan, khususnya batu bara.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyiapkan sumber pertumbuhan ekonomi alternatif agar perekonomian Malinau tidak terlalu bergantung pada sektor pertambangan.

“Kita ingin sektor pertanian ini benar-benar memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malinau. Karena itu, produksi pertanian harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah daerah menyediakan dukungan alat berat, seperti ekskavator, traktor, dan grader, yang dapat dimanfaatkan untuk membuka lahan serta membangun akses jalan usaha tani.

Namun, Agustinus mengingatkan agar lahan yang telah dibuka tetap dipertahankan sebagai kawasan pertanian dan tidak beralih fungsi menjadi kawasan permukiman.

Ia juga mendorong agar kawasan pertanian yang telah dikembangkan di wilayah RT 20 dapat ditetapkan sebagai sentra pangan. Perbaikan akses jalan usaha tani menjadi salah satu perhatian agar petani lebih mudah mengangkut dan memasarkan hasil panennya. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top