Malinau, KTV – Perkembangan olahraga panahan di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai semakin merata. Tidak lagi hanya didominasi Kota Tarakan, sejumlah daerah seperti Bulungan, Malinau, Tana Tidung hingga Nunukan mulai menunjukkan perkembangan dan persaingan yang semakin kuat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltara, Steve Singgih Wibowo, saat ditemui di lapangan panahan dalam rangka Turnamen Bupati Malinau Cup (BMC) 2026, Sabtu (8/8/2026).
Steve mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Malinau dan Bupati Malinau yang dinilai memberikan ruang bagi perkembangan olahraga panahan di daerah.
Menurutnya, kejuaraan seperti BMC menjadi bagian penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menemukan bibit-bibit baru yang berpotensi membawa nama Kaltara di tingkat nasional.
“Sekarang panahan ini sudah bersaing. Tidak dulu hanya Tarakan, tetapi sekarang sudah mulai imbang. Ada Bulungan dan Malinau yang mulai tumbuh, kemudian Tana Tidung dan Nunukan juga mulai berkembang,” ujarnya.
Ia mengatakan, panahan merupakan salah satu cabang olahraga individu yang memiliki ukuran prestasi cukup jelas. Setiap atlet dapat dinilai berdasarkan perolehan poin dan catatan hasil pertandingan.
Karena itu, menurut Steve, kejuaraan di daerah menjadi penting sebagai bagian dari proses seleksi dan pembinaan menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk persiapan menghadapi Pra-PON tahun depan. (**)








