Malinau, KTV – Bupati Malinau yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Francis, S.Pd., M.Pd., secara resmi melepas peserta Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi 2026 di Aula PKK Kabupaten Malinau, Kamis (9/7/2026).
Dalam sambutan Bupati, Asisten III Francis menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketenagakerjaan yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Ia menegaskan, di tengah perkembangan teknologi dan persaingan kerja yang semakin ketat, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. Dunia kerja membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, disiplin, memiliki etos kerja, mampu beradaptasi, serta terus belajar untuk meningkatkan kemampuan.
Karena itu, Asisten III meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Setiap materi, praktik, hingga arahan dari instruktur harus diikuti secara serius agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan setelah pelatihan selesai.
“Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong pembangunan sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang. Kita ingin melahirkan generasi yang produktif, kompeten, mandiri, mampu bersaing di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar peserta tidak hanya mengejar kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter sebagai tenaga kerja yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik Kabupaten Malinau di mana pun nantinya bekerja.
Lebih lanjut, Asisten III menekankan bahwa seluruh peserta mengikuti pelatihan atas kemauan sendiri, bukan karena ditunjuk atau dipanggil. Oleh sebab itu, mereka diminta menunjukkan komitmen dan integritas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Karena ini pilihan saudara sendiri, maka ikutilah pelatihan ini dengan sepenuh hati. Patuhi seluruh aturan yang berlaku dan tunjukkan integritas. Ingat, kalian membawa nama baik Kabupaten Malinau,” pesannya.
Ia berharap seluruh peserta dapat kembali dengan bekal kompetensi dan keterampilan yang memadai sehingga mampu mengembangkan potensi di daerah, tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan diri sendiri, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya. (**)








