Sembakung, KTV — Dewan Pengurus Daerah (DPD) II KNPI Kabupaten Nunukan menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) Pembentukan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Sembakung di Aula Kantor Kecamatan Sembakung. Kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan organisasi kepemudaan di wilayah Kecamatan Sembakung sekaligus pembentukan kembali KNPI tingkat kecamatan yang sempat lama tidak aktif.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Sembakung Santi Widayat dan dihadiri Koramil Sembakung , Kasi PPU Kecamatan Sembakung Jamaluddin, perwakilan DPD II KNPI Kabupaten Nunukan, serta berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di wilayah Kecamatan Sembakung.
Dalam sambutannya, Camat Sembakung Santi Widayat menyampaikan bahwa pemuda merupakan energi bangsa yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pembentukan KNPI tingkat kecamatan bukan sekadar seremoni, melainkan wadah pemersatu organisasi kepemudaan untuk berkolaborasi membangun daerah.
“Hari ini kita membuktikan bahwa pemuda Kecamatan Sembakung itu tidak diam. Pembentukan KNPI tingkat kecamatan ini bukan sekadar seremoni, ini adalah wadah pemersatu seluruh organisasi kepemudaan. Bukan untuk bersaing, tapi untuk berkolaborasi,” ujar Santi.
Ia juga berharap KNPI mampu menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat, seperti penanganan stunting, kebersihan lingkungan, dan pengembangan UMKM.
“Kecamatan punya banyak program pemberdayaan seperti stunting, kebersihan lingkungan, dan UMKM. KNPI bisa menjadi ujung tombak turun langsung ke masyarakat,” katanya.
Selain itu, Camat Sembakung meminta pemuda untuk aktif menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Jangan hanya jadi penonton. Angkat isu narkoba, pengangguran pemuda, judi online, pendidikan. Mari buat solusi, bukan hanya kritik,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kecamatan Sembakung.
“Di kecamatan kita ada berbagai suku, agama, dan latar belakang. KNPI harus jadi ruang dialog. Jangan sampai pemuda terpecah belah,” lanjutnya.
Sementara itu, Muhammad Nur Arisan perwakilan dari DPD II Kabupaten Nunukan menyampaikan bahwa KNPI di Kecamatan Sembakung sebenarnya pernah terbentuk, namun dalam beberapa periode terakhir tidak lagi aktif berjalan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi DPD II KNPI Kabupaten Nunukan untuk kembali membangkitkan semangat organisasi kepemudaan di tingkat kecamatan.
Ia menegaskan bahwa KNPI Kabupaten Nunukan saat ini terus berupaya membangun komunikasi dan pembinaan terhadap pemuda di setiap kecamatan agar organisasi kepemudaan dapat kembali aktif dan terakomodir dengan baik.
Muscam tersebut menghasilkan kepengurusan DPK KNPI Kecamatan Sembakung dengan terpilihnya Abdullah Sidik sebagai Ketua, Khairul sebagai Sekretaris, dan Rini Asriani sebagai Bendahara.
Di akhir sambutannya, Camat Sembakung menyatakan Pemerintah Kecamatan siap mendukung berbagai kegiatan kepemudaan yang positif dan menyentuh masyarakat secara langsung.
“Silakan ajukan program kerja. Selama positif dan menyentuh masyarakat, kami siap membuka ruang dan memfasilitasi kegiatan pemuda,” tutupnya. (**)








