telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Stok BBM Nunukan Aman, Pemda Ajukan Penambahan Kuota Ke BPH Migas

Nunukan, KTV – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Nunukan dilaporkan masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Ekonomi Setda Nunukan, Rohadiansyah, pada Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, pasokan BBM ke Nunukan selama ini masih bergantung dari Kota Tarakan, mengingat daerah tersebut belum memiliki depo penyimpanan sendiri. Kondisi ini berbeda dengan Tarakan yang telah memiliki fasilitas depo BBM.

“Selama ini suplai BBM kita berasal dari Tarakan. Karena belum ada depo di Nunukan, maka pemantauan dilakukan langsung di SPBU. Kendala utama saat ini ada pada transportasi pengangkutan,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa distribusi BBM tetap berjalan lancar, terutama sejak sebelum Hari Raya Idulfitri hingga saat ini. Bahkan, antrean kendaraan di SPBU terpantau relatif jarang terjadi.

Terkait isu kenaikan harga BBM, Rohadiansyah menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan kenaikan, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi, sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Keuangan.

Sementara itu, berdasarkan data alokasi tahun 2026 dari pemerintah provinsi, kuota BBM subsidi untuk Kabupaten Nunukan meliputi LPG sebanyak 6.581 metrik ton, solar 12.781 kiloliter, pertalite 22.599 kiloliter, serta minyak tanah sebanyak 708 kiloliter.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga telah mengusulkan penambahan kuota BBM guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dengan tembusan ke PT Pertamina (Persero).

“Permohonan penambahan kuota sudah kami kirimkan, namun hingga saat ini masih menunggu tanggapan. Melihat kondisi dan kebutuhan di Nunukan, penambahan kuota memang diperlukan,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kelangkaan, Pemerintah Kabupaten Nunukan terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan pihak Pertamina serta pengawasan bersama pengelola SPBU.

Dengan langkah tersebut, diharapkan distribusi BBM di Nunukan tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (**)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *