telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Sosialisasi P4GN – PN Dilaksanakan Di SMK 1 Sebatik Barat

Sebatik Barat, KTV – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba  terus digencarkan sejak usia dini. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta Pencegahan Narkotika (PN) yang digelar pada Selasa (10/02/2026) di SMK Negeri 1 Sebatik Barat.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini mengusung tema “Pelajar Hari Ini adalah Pemimpin Hari Esok”, sebagai bentuk penegasan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Sosialisasi tersebut diikuti oleh 60 orang pelajar SMK Kecamatan Sebatik Barat yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan (BNN-K), Politeknik (Poltek) Negeri Nunukan, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan. Ketiga narasumber tersebut memberikan materi yang saling melengkapi terkait bahaya narkoba, dampak sosialnya, serta pentingnya penguatan karakter dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar.

Dalam pemaparannya, narasumber dari BNN-K menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan, merusak tatanan sosial, serta berpotensi meningkatkan angka kriminalitas. Oleh karena itu, pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan berani berkata tidak terhadap narkoba dan turut menyebarkan informasi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Pelajar adalah sasaran empuk peredaran gelap narkoba. Jika tidak dibekali pengetahuan yang cukup, maka generasi muda akan mudah terjerumus. Kegiatan seperti ini sangat penting agar adik-adik memiliki daya tangkal dan keberanian untuk menolak ajakan negatif,”

Sementara itu, narasumber dari Politeknik Nur Aida, SE,MM,Ph.D menyampaikan materi terkait UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Menegaskan bahwa peredaran gelap narkotika adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) dan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.​ Tujuan regilasi tersebut untuk melindungi aset bangsa (SDM) dari ancaman narkoba.

Menurutnya, generasi muda yang unggul adalah mereka yang mampu menjaga diri, berpikir kritis, dan memiliki karakter kuat. “Pemimpin masa depan lahir dari pelajar yang hari ini mampu mengendalikan diri, memilih lingkungan yang sehat, dan fokus pada pengembangan kapasitas diri,” ujarnya.

Adapun Kepala Bakesbangpol, Hasan Basri,S.IP  dalam materinya menyoroti pentingnya wawasan kebangsaan, bela negara, serta kewaspadaan terhadap ancaman nonmiliter, termasuk narkoba dan paham radikalisme. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan bagian dari ancaman yang dapat melemahkan persatuan dan ketahanan nasional.

Jika generasi muda rusak oleh narkoba, maka bangsa ini akan kehilangan masa depannya. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai dari sekolah, dari lingkungan terdekat, dan dari kesadaran diri masing-masing pelajar.

Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta berperan aktif menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dari narkoba dan pengaruh negatif lainnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab, diskusi, serta penyampaian contoh kasus yang relevan dengan kehidupan pelajar. Para peserta tampak aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan, menandakan tingginya minat dan kepedulian terhadap isu P4GN dan PN.

Pihak sekolah SMK Sebatik Barat menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap sosialisasi semacam ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Sekolah menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam membentuk karakter pelajar yang berdisiplin, berwawasan luas, serta memiliki kesadaran akan bahaya narkoba.

Dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi P4GN dan PN ini, diharapkan para pelajar SMK di Kecamatan Sebatik Barat semakin memahami bahaya narkoba, mampu menjaga diri dari pengaruh negatif, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berintegritas.

Tema “Pelajar Hari Ini adalah Pemimpin Hari Esok” menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda hari ini. Melalui edukasi dan pembinaan yang tepat, pelajar diharapkan mampu tumbuh menjadi pemimpin yang membawa perubahan positif bagi daerah, bangsa, dan negara.(**)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *