telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Masyarakat Sebatik Timur Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Tekankan Sholat Dan Sabar Di Era Digital

Sebatik, Timur, KTV – Warga Kecamatan Sebatik Timur memperingati malam besar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan penuh kekhidmatan di Masjid Besar Nurul Huda, Desa Sungai Nyamuk, pada Sabtu malam (17/1/2026).

Perayaan keagamaan ini mengusung tema “Jadikan Sholat dan Sabar Sebagai Solusi Setiap Problem di Era Digital” sebagai wujud penguatan spirit keimanan di tengah tantangan zaman modern.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat. Dari Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur hadir Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sebatik Timur, Saleh, S.Pd., M.A.P. Selain itu, hadir pula perwakilan Danramil 0911-02 Sebatik melalui Babinsa Kopka Ismail, perwakilan Kapolsek Sebatik Timur, AIPDA Pol Misni, SH, Kepala Urusan Agama (KAU) Sebatik Timur M. Ilyas, S.Pd.I, Kepala UPT Puskesmas Sebatik Timur M. Akbar, S.Apt, serta Kepala Desa Sungai Nyamuk Zulkifli, S.I.Kom. KUA Kecamatan Sebatik, H. M. Asmayadi, SH.I., M.Ag, yang juga menjadi pembawa hikmah Isra Mi’raj, turut hadir bersama tokoh agama dan masyarakat sampai kegiatan berakhir.

Dalam sambutannya, Sekcam Saleh menekankan pentingnya peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum refleksi diri dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang semakin digital. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat kewajiban sholat sebagai sumber ketenangan batin serta kesabaran sebagai benteng dalam menyikapi dinamika perkembangan teknologi. “Sholat adalah sumber kekuatan, sementara sabar membantu kita tetap bijak menghadapi segala kesulitan di era digital ini,” ungkapnya.

Saleh juga mengingatkan posisi strategis Sebatik sebagai wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, yang dijuluki “Pulau Santri”. Ia menyampaikan bahwa identitas religius ini harus terus dipupuk melalui penguatan iman dan takwa, sehingga masyarakat perbatasan dapat mencerminkan akhlak mulia dan kepribadian bangsa.

Dalam tausiyahnya, H. M. Asmayadi, SH.I., M.Ag mengingatkan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual luar biasa Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan pelajaran hidup. Ia menekankan pentingnya meneladani kedisiplinan dalam melaksanakan sholat serta memiliki kelapangan hati dalam bersabar ketika menghadapi ujian hidup. “Dengan menjaga sholat dan memperkuat kesabaran, insyaAllah kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi teladan bagi keluarga serta lingkungan sekitar,” tuturnya.

Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar masyarakat Sebatik Timur selalu diberikan kekuatan iman, persatuan, serta kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, terutama di era digital yang terus berkembang. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top