Tarakan, KTV – Sebuah insiden kebakaran melanda gerobak jualan gorengan di kawasan padat penduduk, Jalan Teuku Umar No. 36, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah. Beruntung, api tidak meluas berkat ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lokasi pada Senin pagi (19/01/2026). Beruntung
Petugas Pemadam Kebakaran Tarakan, Shafridha, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima sekitar pukul 07.17 WITA. Tim segera berangkat dan tiba di lokasi pukul 07.25 WITA. “Kami mengerahkan empat unit armada sebagai antisipasi, yakni dua unit dari Mako dan dua unit dari sektor Barat. Hal ini karena lokasi berada di wilayah padat penduduk dan rawan perambatan api,” ujar Shafridha di lokasi.
Api diduga berasal dari gerobak gorengan yang ditinggalkan saat proses memasak. “Kemungkinan sedang memasak atau ada yang direbus lalu ditinggalkan, sehingga memicu api,” tambahnya. Meski armada dikerahkan maksimal, api sudah berhasil dikendalikan warga menggunakan APAR sebelum petugas tiba.
Shafridha mengapresiasi kesadaran pemilik usaha yang menyediakan APAR. Ia menekankan pentingnya edukasi masyarakat soal alat keselamatan di tempat berisiko tinggi seperti warung makan. “Alhamdulillah, untungnya ada APAR. Inilah yang selalu kami edukasikan: di tempat memasak harus disiapkan APAR. Jika tidak ada, saya tidak tahu apa yang terjadi mengingat bangunannya tambahan dan berhimpitan,” jelasnya.
Lokasi kini aman sepenuhnya tanpa korban jiwa. Petugas mengimbau warga tetap waspada dan tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan. (**)








