Balikpapan, KTV – Menjelang pergantian tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh.”
Program ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim serta meningkatkan ketahanan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa akses air bersih dan sanitasi yang layak. Menjelang akhir tahun, PLN UIP KLT memastikan bahwa kehadiran perusahaan di wilayah kerja tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui program yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Pelaksanaan program TJSL “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh” dilakukan di beberapa wilayah kerja PLN UIP KLT, antara lain Desa Saing Prupuk, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur; Desa Tanjung Rema, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan; serta Kota Balikpapan. Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat serta tingkat kerentanan terhadap keterbatasan akses air bersih dan sanitasi.
Melalui program ini, PLN UIP KLT merealisasikan berbagai intervensi, di antaranya peningkatan sarana dan prasarana air bersih melalui pemasangan jaringan pipanisasi ke rumah warga, pembangunan rumah tandon dan rumah mesin pendorong air, pengadaan dan pemasangan tandon air berkapasitas besar, serta pembangunan fasilitas sanitasi dan MCK bagi keluarga pra-sejahtera. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat setempat, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan, guna memastikan keberlanjutan manfaat program.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa momentum menjelang tahun baru menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan peran PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.
“Menjelang tahun baru, PLN UIP KLT ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya identik dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Program Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan air, kesehatan lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah kerja PLN,” ujar Basuki Widodo.
Lebih lanjut, Basuki menegaskan bahwa program TJSL ini sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak.
“Kami menyadari bahwa tantangan ke depan, termasuk dampak perubahan iklim, menuntut kolaborasi yang kuat antara perusahaan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Melalui program ini, kami berharap manfaat yang diberikan tidak bersifat sementara, tetapi dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik menjelang tahun baru maupun di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.
PLN UIP KLT berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Ke depan, PLN akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar program-program sosial dan lingkungan yang dijalankan mampu memberikan dampak yang lebih luas serta berkontribusi pada pembangunan daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan. (**)








