Tanjung Selor, KTV – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara Ingkong Ala, SE, M.Si selaku inspektur upacara bersama Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md menghadiri upacara gabungan peringatan Hari Ulang Tahun ke-59 Polisi Kehutanan, Hari Bela Negara ke-77, serta Hari Ibu ke-97 di Lapangan Agathis, Tanjung Selor pada Senin (22/12).
Upacara mengusung tema HUT ke-59 Polisi Kehutanan “Sinergi Menjaga Hutan, Kolaborasi Membangun Negeri”, Hari Bela Negara ke-77 “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, serta Hari Ibu ke-97 “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045.”
Wagub dalam amanatnya menyampaikan, peringatan 59 tahun Polisi Kehutanan merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali peran strategis Polisi Kehutanan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan ekosistem sumber daya alam hutan.
Ia memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polisi Kehutanan, khususnya yang bertugas di wilayah Kalimantan Utara, yang telah menjalankan amanah dengan penuh dedikasi di tengah berbagai tantangan, keterbatasan sarana, hingga risiko keselamatan jiwa demi menjaga kelestarian hutan.
Diungkapkan, tantangan kehutanan saat ini semakin kompleks. Kejahatan kehutanan tidak lagi bersifat sederhana, melainkan terorganisir, lintas wilayah bahkan lintas negara. Oleh karena itu, Polisi Kehutanan dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta menjunjung tinggi integritas.
“Menjaga hutan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, lintas daerah, sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat,” tegasnya. Kehadiran Polisi Kehutanan di tengah masyarakat tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai edukator dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat. Namun demikian, penegakan hukum tetap harus dilakukan secara tegas, adil, dan profesional demi kepastian hukum dan keadilan ekologi.
Pada peringatan Hari Bela Negara ke-77, Wagub menekankan bahwa bela negara merupakan kewajiban seluruh warga negara sesuai peran dan profesinya masing-masing.
Dalam konteks Kalimantan Utara dan Kabupaten Bulungan, menjaga hutan, lingkungan, serta harmoni sosial merupakan wujud nyata bela negara dalam menghadapi berbagai ancaman, baik fisik maupun nonfisik.
Sementara dalam rangka Hari Ibu ke-97, ditegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan peran perempuan Indonesia sebagai motor perubahan dan pilar pembangunan bangsa.
Perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik generasi, penggerak ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, serta mitra strategis pemerintah dalam pembangunan. (**)








