telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Presiden Minta Tambah Pendidikan Kedokteran, Regulasi Dan Prosedur Kuno Jangan Jadi Hambatan

Denpasar, KTV – Prabowo memerintahkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian yang menangani urusan pendidikan untuk segera menambah fakultas kedokteran, akademi perawat, serta pendidikan dokter spesialis. Ia menilai langkah ini krusial untuk mempercepat ketersediaan tenaga medis yang berkualitas.

Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk tidak selalu mengandalkan prosedur dan regulasi kuno dalam upaya menambah jumlah pendidikan dokter spesialis di Indonesia. Sebab, kata Prabowo, pendekatan lama sudah tidak relevan dengan tantangan zaman.

“Kita harus tambah pendidikan spesialis dengan efisien dan jangan terlalu terhimpit oleh prosedur-prosedur dan peraturan-peraturan kuno yang sudah tidak bisa menjawab kesulitan dan tantangan masa kini,” ujar Prabowo saat meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital, Rabu, 25 Juni 2025.

Menurut Prabowo, Indonesia harus mengejar ketertinggalan dari negara lain dalam hal layanan kesehatan. Ia sejumlah sistem lama yang tidak efisien, bahkan boros manajemen baiknya tidak dipertahankan lagi.

“Rakyat Indonesia tidak mau dengan sistem seperti itu. Rakyat Indonesia menuntut pemerintah yang efisien dan pelayanan yang baik,” tegasnya.

Presiden juga menekankan bahwa pembangunan sistem kesehatan nasional tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan teknologi canggih, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang medis.

“Kita masih banyak kekurangan, kita masih kekurangan dokter. Karena itu, Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan harus segera menambah fakultas-fakultas kedokteran, menambah akademi-akademi perawatan, dan menambah pendidikan spesialis,” ujar Prabowo.

 (CEU)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top