Seusai derby Istanbul yang berakhir 0-0 pada Senin (24/2/2025) lalu, Mourinho mengatakan para penghuni bench Galatasaray “melompat seperti monyet” dan laga akan menjadi kacau seandainya dipimpin wasit lokal. Slavko Vincic (Slovenia) ditunjuk menjadi pengadil laga itu menyusul permintaan kedua tim agar memakai wasit asing.
Ucapan-ucapan di atas diduga menjadi dasar kemarahan Galatasaray hingga ingin memidanakan Mourinho. Ia dinilai telah merendahkan rakyat Turki dengan ucapan yang ia lontarkan. Namun Drogba menepis tudingan itu.
“Kita semua tahu betapa bergairah dan panasnya sebuah rivalitas, dan saya beruntung pernah mengalaminya.”
Drogba pernah membela Galatasaray selama 1,5 musim pada 2013-2014. Ia mencetak 20 gol dalam 53 laga dan meraih satu trofi Liga Turki dan satu Piala Turki. Ia juga pernah sembilan musim membela Chelsea dalam dua periode berbeda, dengan empat di antaranya di bawah komando Mourinho.
(adp/adp)








