telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

DKPP Nunukan Gelar Farmer Field Day Di Binusan, Pacu Petani Gunakan Teknologi Pertanian Modern

Nunukan, KTV – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan Farmer Field Day (FFD) atau Hari Temu Lapang di Desa Binusan, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi petani, penyuluh, peneliti, dan pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan, memperkenalkan inovasi teknologi pertanian, serta mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Kepala DKPP Kabupaten Nunukan, Masniadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Farmer Field Day merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan langsung antara peneliti, Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), penyuluh, dan petani untuk saling bertukar pengetahuan serta pengalaman di bidang inovasi teknologi pertanian.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui DKPP untuk mendorong pembangunan sektor pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui DKPP terus berupaya mendorong pembangunan pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan kebutuhan kita untuk meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Masniadi.

Ia berharap, melalui kegiatan FFD, para petani dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang bisa diterapkan dalam kegiatan usaha tani sehari-hari.

Masniadi juga mendorong petani agar menjadikan hasil kegiatan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kerja sama antarkelompok tani, serta menerapkan praktik pertanian yang efektif sesuai dengan kondisi dan potensi lokal.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan DKPP Kabupaten Nunukan, Widodo, selaku pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa FFD dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak sebagai mitra kerja.

Mitra yang terlibat antara lain Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), pelaku usaha distribusi dan pengecer pupuk bersubsidi, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah, legislatif, lembaga penelitian, dan badan usaha milik negara (BUMN), yakni Wakil Bupati Nunukan, Ketua Komisi II DPRD, Kepala BRMP, Kepala DKPP, perwakilan Pupuk Indonesia, perwakilan Bulog, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun peserta berjumlah sekitar 100 orang, terdiri atas anggota Kelompok Tani Mattiro Wali, perwakilan ketua kelompok tani se-Desa Binusan, ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan), ketua Brigade Pangan, serta para penyuluh pertanian.

Widodo berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menerapkan teknologi pertanian padi dengan metode PMAAS.

Selain itu, FFD diharapkan mampu memperkuat motivasi dan komitmen petani dalam meningkatkan produksi pangan, mendukung ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Nunukan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga penelitian, penyuluh, dan kelompok tani, kegiatan Farmer Field Day diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat penerapan inovasi pertanian sekaligus memperkuat pembangunan pertanian yang produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Nunukan. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top