telepon

0552-2033740

handphone

08115396997

email

tvkaltara@gmail.com

Aksi Benuanta 2026 Diselenggarakan, Pemkab Malinau Perluas Akses Keuangan Bagi Pelaku UMKM

Malinau, KTV – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peningkatan literasi serta akses keuangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Aksi Benuanta (Akses Keuangan dan Edukasi UMKM Benuanta) yang digelar di Ruang Tebengang, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) ini diikuti sekitar 200 pelaku UMKM di Kabupaten Malinau. Berbagai layanan dan edukasi diberikan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, mengelola keuangan, serta meningkatkan daya saing.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., mengatakan Aksi Benuanta merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha.

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Malinau sangat mendukung kegiatan Aksi Benuanta karena memiliki perhatian besar terhadap keberadaan UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.

Wabup Jakaria mengungkapkan, jumlah UMKM di Kabupaten Malinau saat ini telah mencapai sekitar 4.000 pelaku usaha. Namun, dari jumlah tersebut, baru sekitar 200 pelaku usaha yang mengikuti kegiatan Aksi Benuanta kali ini.

Karena itu, ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama untuk memperoleh pengetahuan dan akses pembiayaan yang dapat mendukung perkembangan usaha mereka.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan UMKM tidak terlepas dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, upaya pemerintah dalam meningkatkan pendidikan dan keterampilan masyarakat turut mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru di Kabupaten Malinau.

“Malinau akan berkembang lebih cepat apabila sumber daya manusianya semakin baik. Kita ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada pekerjaan sebagai pegawai, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan membangun kemandirian ekonomi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah layanan, mulai dari business matching dengan lembaga jasa keuangan, edukasi keuangan, layanan pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, hingga edukasi pencatatan keuangan melalui aplikasi SI APIK dari Bank Indonesia.

Wabup Jakaria berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi berlanjut menjadi langkah nyata dalam pengembangan usaha masyarakat.

Kegiatan Aksi Benuanta 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Malinau. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap literasi keuangan semakin meningkat, akses pembiayaan semakin terbuka, dan UMKM lokal semakin berkembang sebagai penggerak ekonomi daerah. (**)

Related Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top