Tanjung Selor, KTV – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan jabatan bukan panggung administrasi atau ajang gagah-gagahan status sosial, melainkan amanah besar yang harus dibuktikan di hadapan masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur saat memimpin Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang digelar di Aula Kantor Gubernur, Kamis (24/9).
Sebanyak 39 pejabat fungsional resmi dilantik. Rinciannya, 1 orang melalui jalur pengangkatan pertama, 29 orang melalui perpindahan dari jabatan lain, dan 9 orang melalui mekanisme penyesuaian atau inpassing.
Gubernur Zainal mengatakan tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan aparatur yang responsif, inovatif, dan berintegritas tinggi.
Menurutnya, birokrasi yang kuat tidak akan tercipta jika pegawai masih bekerja secara terkotak-kotak. Ia meminta seluruh ASN di Kaltara meruntuhkan sekat ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antar perangkat daerah.
“Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan, jangan memberi ruang terhadap praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, dan jangan pernah mengorbankan prinsip hanya demi kepentingan sesaat,” tegas Zainal.
Gubernur menambahkan, mewujudkan Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan sebagai beranda depan NKRI membutuhkan kerja ekstra dan kekompakan tim. Profesionalisme ASN tidak hanya diukur dari penguasaan teknis, tetapi juga dari keberanian berinovasi dan kepedulian terhadap pelayanan publik.
Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi titik tolak semangat dan energi baru untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (dkisp)








